GOSIPGARUT.ID — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah semi permanen di Kampung Cisewu, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, tidak hanya menyisakan kehilangan bagi para korban, tetapi juga mengundang kepedulian masyarakat. Komunitas pegiat olahraga senam Rose Club turun langsung menyerahkan santunan kepada tiga perempuan kepala keluarga yang terdampak kebakaran, yakni Titin, Yani, dan Deni, pada Minggu (5/7/2026).
Bantuan diserahkan di rumah salah seorang korban yang masih berdiri meski ikut terdampak dalam kebakaran yang terjadi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kehadiran para anggota Rose Club bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para korban tetap memiliki harapan untuk kembali menata kehidupan.
Ketua Rose Club, Hj Tita Ratna Riani, mengatakan komunitasnya merasa terpanggil untuk berbagi setelah mengetahui musibah yang menimpa tiga perempuan yang menjadi tulang punggung keluarganya masing-masing.
“Kami turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kami yang menjadi korban kebakaran. Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka. Semoga para korban diberi kekuatan, kesabaran, dan dapat segera bangkit untuk memulai kehidupan yang baru,” ujarnya.
Menurut Tita, kepedulian terhadap sesama menjadi nilai yang harus terus dijaga, terutama ketika ada warga yang sedang menghadapi cobaan. Ia menilai semangat gotong royong merupakan modal sosial yang mampu mempercepat pemulihan para korban bencana.
“Musibah ini mengingatkan kita bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kekuatan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk saling membantu sesuai kemampuan. Kami percaya, dengan kebersamaan, para korban tidak akan merasa sendiri menghadapi cobaan,” katanya.
Ia menegaskan, kehadiran anggota Rose Club bukan hanya untuk menyerahkan bantuan materi. Lebih dari itu, mereka ingin memastikan para korban merasakan bahwa masih banyak masyarakat yang peduli dan siap memberikan dukungan.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban. Kami ingin mereka tahu bahwa masih banyak orang yang peduli dan siap mendampingi mereka melewati masa sulit ini,” ucapnya.
Tita berharap aksi solidaritas tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut membantu warga yang tertimpa musibah.
“Kami tidak bisa menghapus kesedihan akibat musibah ini, tetapi kami berharap uluran tangan dari banyak pihak dapat menjadi penyemangat bagi keluarga yang terdampak. Semoga bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat masih sangat kuat,” tuturnya.
Ia juga mendoakan agar para korban diberikan ketabahan serta kesempatan untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Kami mendoakan agar seluruh korban diberikan ketabahan dan diganti dengan rezeki yang lebih baik. Semoga bantuan ini menjadi bentuk ikhtiar dan kepedulian kami kepada sesama yang sedang diuji,” katanya.
Aksi sosial yang dilakukan Rose Club menjadi gambaran bahwa kepedulian masyarakat tetap tumbuh di tengah berbagai musibah. Bagi para korban, uluran tangan tersebut bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga menjadi penyemangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. ***



.png)














