Tiga Pemain Akademi Persib Putri Ikuti Pemusatan Latihan Tim Nasional

Tiga Pemain Akademi Persib Putri Ikuti Pemusatan Latihan Tim Nasional

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Delapan Kota Miliki Janda Terbanyak di Indonesia, Posisi Kedua Ditempati Garut

Delapan Kota Miliki Janda Terbanyak di Indonesia, Posisi Kedua Ditempati Garut

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Sabet 12 Penghargaan, Kafilah Garut Berada di Peringkat 8 MTQ Provinsi Jawa Barat

Sabet 12 Penghargaan, Kafilah Garut Berada di Peringkat 8 MTQ Provinsi Jawa Barat

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Pemkab Garut Akan Beri Kompensasi Rp5 Juta Setiap Ekor Hewan Ternak Mati Akibat PMK

Pemkab Garut Akan Beri Kompensasi Rp5 Juta Setiap Ekor Hewan Ternak Mati Akibat PMK

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
1.748 Ekor Ternak di Garut Dilaporkan Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku

1.748 Ekor Ternak di Garut Dilaporkan Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Jumlah Bidan di Garut Ada 1.700, Wabup Garut: Yang Berketerampilan Mandiri Hanya 300

Jumlah Bidan di Garut Ada 1.700, Wabup Garut: Yang Berketerampilan Mandiri Hanya 300

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Terbukti Makar dan Hina Lambang Negara, 2 Jenderal NII di Garut Divonis 4,5 Tahun Penjara

Terbukti Makar dan Hina Lambang Negara, 2 Jenderal NII di Garut Divonis 4,5 Tahun Penjara

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Merasa Dianaktirikan dalam Rekrutmen PPPK, Nakes di Garut Berunjukrasa di Gedung DPRD

Merasa Dianaktirikan dalam Rekrutmen PPPK, Nakes di Garut Berunjukrasa di Gedung DPRD

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Setelah Dua Tahun Vakum, Semua SD di Cisewu Selenggarakan “Samen” Secara Meriah

Setelah Dua Tahun Vakum, Semua SD di Cisewu Selenggarakan “Samen” Secara Meriah

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Pecahkan Rekor Muri, Polda Jabar Tebar 7,6 Juta Benih Ikan Air Tawar di Situ Bagendit

Pecahkan Rekor Muri, Polda Jabar Tebar 7,6 Juta Benih Ikan Air Tawar di Situ Bagendit

GOSIPGARUT.ID -- Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di...
Read More
Hukum  

Terbukti Makar dan Hina Lambang Negara, 2 Jenderal NII di Garut Divonis 4,5 Tahun Penjara

Tiga jenderal NII mengikuti sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (23/6/2022). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, sidang vonis terhadap tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) akhirnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Garut, Kamis (23/6/2022).

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Haris Tewa memvonis ketiga warga Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut itu dengan penjara selama 4,5 tahun dan 1,5 tahun.

Dua jenderal NII, Sodikin dan Jajang divonis 4,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Garut. Sementara seorang jenderal NII lainnya, Ujer hanya divonis 1,5 tahun.

“Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan makar dan menghina lambang negara,” kata Harris Tewa dalam persidangan.

Baca Juga:   Kasus Buper Citiis Bergulir di Pegadilan, Penasehat Hukum: Dakwaan Jaksa Salah Alamat

Ketiganya dianggap secara sah melanggar Pasal 110 KUHP Tentang Makar dan Pasal 66 Jo Pasal 24 UU RI Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Penghinaan Lambang Negara sebagaimana dalam dakwaan primer.

“Oleh karena itu terhadap terdakwa Jajang Koswara, terdakwa Sodikin alias Odik, masing-masing selama empat tahun dan enam bulan. Dan terdakwa Ujer Danuari dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan,” katanya.

Baca Juga:   Garut akan Kedatangan Pemudik dari Jabodetabek Sebanyak 230.941 Orang

Menanggapi vonis yang dijatuhkan kepada kliennya, kuasa hukum para terdakwa, Rega Gunawan, menyatakan akan pikir-pikir apakah akan menerima atau mengajukan banding.

Menurut dia, vonis yang diberikan majelis hakim pada sidang lanjutan perkara makar kali ini berkurang dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya.

“Hari ini dua klien kami, Jajang dan Odik, divonis masing-masing empat tahun enam bulan, berkurang setengah tahun dari tuntutan JPU sebelumnya. Serta Ujer divonis satu tahun enam bulan, yang juga berkurang setengah tahun dari tuntutan JPU,” ujar Rega.

Baca Juga:   BNN Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba Saat Malam Tahun Baru di Garut

Ia menjelaskan, terdakwa memiliki hak hukum untuk mengajukan banding. “Hak terdakwa melakukan banding jika mereka tidak menerima dengan putusan majelis hakim,” tutur Rega.

Akan tetapi jika kemudian pihak terdakwa menerima, Rega mengungkapkan bahwa hal itu sangat mungkin terjadi. Sebab berdasarkan penilaian tim penasihat hukum, vonis yang dijatuhkan hakim untuk perkara makar tersebut sudah rendah.

“Sudah putusan yang sangat seringan-ringannya. Karena kalau dilihat dari pasal penerapannya, ancaman hukumannya itu bisa mencapai 20 tahun penjara atau bahkan seumur hidup,” jelasnya. (Sndn)

Comment