GOSIPGARUT.ID — Tim sepak bola putri U-18 Kabupaten Garut memastikan diri menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang sepak bola nasional yang akan digelar di Kudus. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut yang menilai capaian itu sebagai prestasi membanggakan sekaligus modal penting untuk pengembangan olahraga perempuan di daerah.
Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengatakan keberhasilan tim sepak bola putri Garut merupakan kebanggaan bagi dunia olahraga daerah. Menurut dia, lolos ke tingkat nasional menjadi bukti hasil pembinaan yang selama ini dilakukan.
“Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan yang cukup tinggi bagi kami sekeluarga besar Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Kabupaten Garut. Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim sepak bola putri usia 18 tahun asal Garut ini yang berhasil meraih prestasi cukup baik, sehingga berhak mewakili Provinsi Jawa Barat,” ujar Asep, Kamis (2/7/2026).
Ia menilai ajang nasional di Kudus tidak hanya menjadi kesempatan mengukir prestasi, tetapi juga membuka peluang bagi para pemain untuk dipantau oleh pencari bakat.
“Insya Allah nanti saat bertanding di Kudus dan masuk ke tingkat nasional, kami bisa membuktikan prestasi yang lebih tinggi lagi. Secara individu pun, saya mendengar di sana akan ada tim pemantau bakat. Mudah-mudahan dari skuad ini ada yang nantinya terpilih masuk tim nasional,” katanya.
Asep juga menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pembinaan sepak bola putri. Prestasi yang diraih tim Garut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar untuk mengusulkan peningkatan dukungan kebijakan dan anggaran.
“Sampai saat ini kami memang belum bisa memberikan dukungan anggaran yang maksimal, meskipun sudah ada sedikit dukungan. Kami berharap ke depan ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk legislatif, sehingga tersedia anggaran khusus untuk memajukan sepak bola putri di Garut,” ujarnya.
Selain tampil di ajang nasional U-18 di Kudus, tim sepak bola putri Garut juga dipastikan akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Dispora berharap tim mampu mempertahankan tren positif dan meraih medali emas.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Garut, Subhan, menyampaikan optimisme menghadapi Porprov Jawa Barat. Menurut dia, kesiapan manajemen dan pengalaman para pengurus menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi kontingen Garut.
“Kang Depay, Kang Yuyus, beserta manajemen dan manajer tim lama sudah bergabung kembali. Kita memiliki pengalaman yang cukup matang, dan mudah-mudahan berbagai pengalaman yang telah ditempuh ini menjadi modal berharga untuk meraih hasil yang lebih baik di Porprov kali ini,” katanya.
Subhan menjelaskan, Garut mencatat kemajuan karena untuk pertama kalinya tim putra maupun putri berhasil melewati babak kualifikasi menuju tahap berikutnya.
“Melalui persiapan yang matang, kita berhasil lolos dari tahap kualifikasi tersebut. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk meraih prestasi terbaik di Porprov,” ucapnya.
Di sisi lain, Pelatih tim sepak bola putri Garut, Depi Kuspriansyah, berharap prestasi yang diraih dapat menjadi titik awal berkembangnya sepak bola putri di Kabupaten Garut.
“Ini bukan pengakuan yang berlebihan. Kita ingin sepak bola putri ini terus berkembang, sehingga kami hanya berharap adanya pengakuan secara persuasif,” ujar Depi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan, mulai dari penyediaan lapangan hingga pembinaan bagi para atlet.
Sebagai upaya memperluas pembinaan, Depi mengungkapkan rencana penyelenggaraan turnamen sepak bola putri bertajuk Piala Ibu Bupati Garut yang dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang.
Menurut Depi, pembinaan sepak bola putri memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah keberlanjutan karier atlet setelah memasuki usia menikah yang kerap membuat mereka menghentikan aktivitas sebagai pemain.
Karena itu, ia berharap dukungan dari pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan agar para atlet putri memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier secara berkelanjutan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Garut di tingkat provinsi maupun nasional. (Yuyus)



.png)














