GOSIPGARUT.ID — Turnamen basket tingkat pelajar dan klub, Favorita Preanger Basketball League (FPBL) Season 4, resmi dibuka di Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (27/6/2026). Kompetisi yang diikuti puluhan klub ini kembali digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi bagi atlet basket usia dini.
Ketua Yayasan Favorita Insan Mandiri, Asep Sumantri, mengatakan FPBL dirancang untuk mendukung proses pembinaan atlet sejak usia anak hingga 16 tahun. Menurutnya, tingginya semangat pembinaan basket di berbagai daerah perlu diimbangi dengan kompetisi yang mampu menjadi ruang bagi para atlet muda untuk mengembangkan kemampuan.
“FPBL ini yaitu untuk melakukan pembinaan-pembinaan kepada atlet usia anak sampai ke-16 tahun, karena pada saat ini mayoritas sangat semarak dalam pembinaan untuk para atlet, sehingga kami menciptakan satu wadah untuk mereka ajang berprestasi di situ,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, jumlah peserta pada musim keempat mengalami sedikit penurunan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh bentroknya jadwal FPBL dengan sejumlah kejuaraan basket lain, termasuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda).
“Untuk sekarang ini sebetulnya menurun dari yang kemarin. Kendalanya, pada waktu ini ada kejuaraan-kejuaraan juga di tempat lain dan juga adanya Popwilda pelajar di usia ini. Sehingga pada saat ini tim yang terdapat itu 87 tim, yang terdiri dari 44 klub,” kata Asep.
Meski demikian, antusiasme peserta dan penonton tetap tinggi. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran tim-tim dari berbagai daerah yang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Salah satu peserta dari luar Kabupaten Garut, Club Mandiri Cimahi, mengaku merasakan atmosfer yang lebih semarak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Perwakilan tim, Rino, menilai FPBL Season 4 menghadirkan suasana kompetisi yang lebih hidup.
“Lebih meriah dibandingkan dengan FPBL sebelumnya. Untuk sekarang kayaknya lebih meriah dan lebih penuh kelihatannya,” ujar Rino.
Selain mengikuti pertandingan, tim dari Cimahi juga berencana memanfaatkan kunjungan mereka untuk menikmati suasana Kabupaten Garut. Menurut Rino, kebersamaan di luar lapangan menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan tim.
“Kemungkinan ada rencana habis tanding anak-anak mau dibawa makan-makan dulu,” katanya. ***



.png)











