Berita

Pamit Tengok Kebun, Petani Lansia di Cisewu Garut Ditemukan Tewas Tergantung

×

Pamit Tengok Kebun, Petani Lansia di Cisewu Garut Ditemukan Tewas Tergantung

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Gantung diri.

GOSIPGARUT.ID — Seorang petani berinisial R (62), warga Kampung Kucubung, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di area perkebunan, Kamis (9/7/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya akibat depresi.

Kapolsek Cisewu AKP Asep Pujaeri mengungkapkan, jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 12.25 WIB, tak lama setelah korban berpamitan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, R masih sempat berkumpul dan berinteraksi dengan keluarganya di rumah salah satu kerabat sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:   Pemborong Ancam Bongkar Jalan Rp1,2 M di Cisewu Garut, Klaim Belum Dibayar Sejak 2024

“Tidak lama kemudian, korban berpamitan kepada anaknya yang bernama Intan untuk pergi melihat kebun,” ujar Asep dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).

Namun, kecurigaan mulai muncul saat R tak kunjung kembali ke rumah, padahal jarak kebun tidak terlalu jauh. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, Intan kemudian meminta bantuan tetangga untuk menyusul sang ayah.

Seorang warga bernama Asep kemudian mencoba menyusuri jalan setapak menuju area perkebunan. Belum sampai di lokasi kebun yang dituju, ia terkejut menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di sebuah pohon.

Baca Juga:   Mahasiswa Asal Bandung yang Hilang di Pantai Cikaso Ditemukan Tewas

“Saksi spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar, lalu segera melaporkan kejadian ini kepada Ketua RW dan Polsek Cisewu,” lanjut Kapolsek.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Cisewu yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, dan anggota piket langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi.

Dari pemeriksaan medis awal dan olah TKP, polisi memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban belakangan ini memang menunjukkan gejala tekanan mental.

Baca Juga:   Didukung Kemendikdasmen, LKP Lotus Cisewu Garut Lahirkan 15 Teknisi Komputer Siap Kerja dan Berwirausaha

“Dari informasi yang kami himpun dari pihak keluarga dan saksi-saksi, korban diduga kuat mengalami depresi,” kata Asep.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian R sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan proses autopsi. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan secara layak. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *