Berita

Pimpinan Tunggal Rahayu Mengklaim Punya Sederet Gelar, Nyatanya Hanya Lulusan SMP

×

Pimpinan Tunggal Rahayu Mengklaim Punya Sederet Gelar, Nyatanya Hanya Lulusan SMP

Sebarkan artikel ini
Sutarman, pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu yang kini menghebohkan di Kabupaten Garut mengklaim dirinya bergelar Prof. Dr. Ir. H. Cakraningrat SH. Namun dari hasil penelusuran, pimpinan paguyuban tersebut bernama Sutarman dan hanya lulusan SMP.

“Ini sudah pelecehan terhadap dunia akademisi. Dia mengklaim beberapa gelar, mulai profesor, doktor, sampai insinyur dan beberapa gelar lainnya,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut, Wahyudijaya, Selasa (8/9/2020).

Ia menambahkan, dari penelusuran Bakesbangpol, nama asli pimpinan Paguyunan Tunggal Rahayu adalah Sutarman yang juga menggunakan nama alias yaitu Wijaya Nata Kusuma Negara.

Baca Juga:   Mortir Aktif Gegerkan Pameungpeuk Garut, Brimob Polda Jabar Lakukan Disposal

Menurut sejumlah orang-orang yang pernah dekat dengan Sutarman, pria ini adalah kelahiran Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Selepas lulus SMP di Cisewu, ia sempat melanjutkan sekolah ke Madrasah Aliyah di Cisewu namun tidak tamat.

Alamat paguyubannya pun, awalnya berpusat di Kecamatan Caringin. Tapi karena masyarakat di Caringin terganggu, mereka memindahkan aktivitas ke Cisewu. Pemerintah bersama polisi dan TNI kini tengah mengusut keberadaan paguyuban tersebut.

Baca Juga:   Inilah Nama 19 Pejabat Garut yang Dilantik Hari Ini (Senin, 4/5/2020)

Sebab, tidak hanya mengubah lambang negara, Paguyuban Tunggal Rahayu juga memiliki uang tersendiri. Uang itu bahkan disebut sudah dipakai untuk transaksi antar anggota paguyuban.

Wahyu menyebut, paguyuban itu sudah membuat uang pecahan 1.000, 5.000, 10.000, dan 20.000. Malah di pecahan uang 20.000 itu, terdapat gambar pimpinan paguyuban.

“Mereka sudah mempunyai uang sendiri. Bahkan di gambar uang 20.000 itu, ada foto pimpinan paguyuban. Seperti memakai baju ala Pak Soekarno,” katanya.

Baca Juga:   Menipu dan Gunakan Gelar Palsu, Mister Sutarman Diancam 10 Tahun Bui

Dilihat dari desain foto di uang tersebut, Wahyu menyebut jika gambar yang dipakai merupakan foto Soekarno. Namun wajah presiden pertama Indonesia itu diubah menjadi wajah Cakraningrat.

“Informasinya sudah dijadikan alat transaksi oleh anggotanya. Yang mengagetkan, dia memakai Bank Indonesia di dalam uangnya. Mungkin persoalan uang ini nanti dikaji lagi sisi hukumnya,” ucap Wahyu. (TSN)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *