Budaya

Dewan Pendidikan Garut Mendorong Guru Jadi Sosok Panutan Masyarakat

×

Dewan Pendidikan Garut Mendorong Guru Jadi Sosok Panutan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Dedi Kurniawan berbicara di acara silaturahmi dengan kalangan pendidikan Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Senin (20/7/2020). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Dedi Kurniawan, mendorong para guru di Kabupaten Garut supaya menjadi sosok panutan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Pada acara silaturahmi dengan keluarga besar pendidikan se-Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Senin (20/7/2020), Dedi memaparkan bahwa guru sebagai tenaga pendidik yang tugas utamanya mengajar, memiliki karakteristik kepribadian yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kepribadian yang mantap dari sosok seorang guru akan memberikan teladan yang baik terhadap anak didik maupun masyarakatnya. Sehingga, guru akan tampil sebagai sosok yang patut ‘digugu’ (ditaati nasehat/ucapan/perintahnya) dan ‘ditiru’ (dicontoh sikap dan perilakunya),” ujar mantan anggota DPRD Garut periode 2009 – 2014 itu.

Baca Juga:   Kadisdik Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya 11 Anggota Dewan Pendidikan Garut

Dedi menambahkan, kepribadian guru merupakan faktor terpenting bagi keberhasilan belajar anak didik. Ia menegaskan, bahwa kepribadian itulah yang akan menentukan apakah ia menjadi pendidik dan pembina yang baik bagi anak didiknya, ataukah akan menjadi perusak/penghancur bagi masa depan anak didiknya terutama bagi anak didik yang masih kecil (tingkat dasar) dan mereka yang sedang mengalami kegoncangan jiwa (tingkat menengah).

Baca Juga:   Dewan Pendidikan Garut Meminta Dibuatkan Regulasi Teknis Rekrutmen PPPK

“Guru harus mencerdaskan intelektual anak didik. Selain itu, guru juga harus membangun karakter anak yang lebih baik sebagaimana tujuan pendidikan nasional. Maka, saya juga minta agar guru bisa menjaga nama baik profesi,” tandasnya.

Dalam acara silaturahmi itu Dedi datang ke Sukaresmi bersama Koordinator Bidang Pendidikan Masyarakat pada Dewan Pendidikan Garut, Susilawati, dan Kepala Dinas Pendidikan Garut, Totong.

Baca Juga:   Wakil Kepala SMPN 1 Garut: Siswa Belum Dibolehkan Masuk Sekolah

Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Kabupaten Garut ini meminta para guru untuk memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Menurut Dedi, model pembelajaran di masa pandemi ada dua cara yaitu daring dan luring. Kedua model itu harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan juga tidak memberatkan kepada siswa dan orangtua. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *