GOSIPGARUT.ID — Di Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, salah satu agen (e-warung) mitra Bank BNI yang menjadi penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), boleh dibilang mampu melaksanakan keagenan secara baik.
Di agen Dadang itu, warung sembakonya ada, banner sebagai agen terpasang, tersedia alat timbangan sehingga kelompok penerima manfaat (KPM) mengecek langsung volume sembako yang diterimanya, penggesekan KKS secara langsung, serta tidak menggunakan plastik warna hitam untuk membungkus makanan.
Tahun 2019 agen Dadang mendapat apresiasi menjadi perwakilan agen (e warung) dari Kabupaten Garut ke tingkat Provinsi Jawa Barat untuk memaparkan bagaimana menyalurkan program sembako sesuai 6 T (tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kwalitas, dan tertib administrasi).
Menurut pemilik agen tersebut, Dadang Suharna, sebelum menyalurkan sembako, ada pilihan komoditas yang bisa diisi oleh KPM sehingga tiap bulan KPM bisa menerima komoditas bervariatif, selain beras dan telur pilihan lainnya bisa ditambah ikan atau daging. Begitupun pilihan buah-buahan bisa disesuaikan dengan permintaan KPM.
Meski saat penggesekan KPM hanya menyaksikan penimbangan, namun sembako yang diterima sudah sesuai dengan permintaan tiap KPM.
“KPM kan mempunyai kelompok dan ketuanya itu yang akan melakukan musyawarah komoditas apa yang KPM butuhkan. Setelah melalui musyawarah dan disepakati semua pihak, baru saya menyediakan komoditas sehingga saat penggesekan komoditas sudah sesuai permintaan KPM,” jelasnya, Jumat (10/7/2020).
Di Desa Padasuka ada 430 KPM yang menerima penyaluran BPNT melalui agen (e warung) BNI. Karena sebelum penyaluran sembako sudah dilakukan musyawarah mengenai komoditas yang dibutuhkan KPM, sehingga tidak ada pemaketan sembako karena semuanya sudah sesuai kesepakatan KPM melalui ketua kelompok masing-masing.
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cibatu, Tizan Alsyahbani membenarkan agen Dadang mampu melaksanakan keagenan secara baik dengan menyediakan alat penimbangan sehingga KPM bisa mencek langsung berat komoditas yang diterimanya. Penggesekkan secara langsung dan tertib administrasi pelaporan.
“Ya agen Dadang mampu melaksanakan keagenan secara baik sehingga administrasi pelaporan pun selalu tertib,” jelasnya. (Respati)



.png)











