GOSIPGARUT.ID — Desa Cibunar berhasil mencetak sejarah baru. Salah satu dari 11 desa yang ada di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, ini berhasil menelorkan embrio desa baru dengan nama Cisalam.
Perjalanan panjang sejak tahun 2021 itu akhirnya berbuah manis, KodReg Desa Cisalam berhasil diboyong meskipun langkah panjang mewujudkan desa definitif masih cukup panjang.
Namun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, impian untuk mewujudkan desa definitif bukan sebuah hal yang mustahil. Tujuannya, agar bisa mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.
Desa Persiapan Cisalam berada di dusun 3 Desa Cibunar yang meliputi 8 RW dan 22 RT.Desa Cisalam telah mendapatkan tiket menuju desa definitif dengan KodReg 32052025.
Lahirnya embrio Desa Cisalam disambut tidak hanya oleh panitia persiapan namun disambut meriah seluruh warga.
Bertempat di Kantor Desa Persiapan Cisalam, Kampung Salam Satu, Desa Cisalam, Kecamatan Cibatu, Rabu (25/6/2025) digelar sosialisasi dan syukuran sekaligus ditandainya pelayanan publik untuk warga Desa Cisalam.
Acara tersebut dihadiri Forkopimcam Cibatu, para kepala desa dan Ketua Apdesi Kecamatan Cibatu Tatan Asmara PPDI, Penjabat Kepala Desa Cisalam Robi Hilmansyah, BPD dan LPM Desa Cibunar, Seluruh panitia persiapan Desa Cisalam, ketua RW/ RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta pimpinan pondok pesantren yang ada di Kecamatan Cibatu.
Camat Kecamatan Cibatu, Budi Dermawan menyampaikan dukungan penuh dengan adanya pemekaran Desa Cibunar yang kini menjadi dua dengan Desa Persiapan Cisalam.
Diterangkan Budi Dermawan, bahwa salah satu tujuan pemekaran tersebut untuk memudahkan pelayanan publik kepada masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami mendukung keinginan warga Desa Cisalam dan pemerintah telah memberikan tiket. Ketika tiket sudah diberikan, tinggal bagaimana masyarakat menggunakan tiket tersebut agar bisa sampai pada tujuan terwujud desa definitif,” jelasnya.
“Mudah-mudahan seluruh warga Desa Cisalam bisa menggunakan tiket tersebut dengan sebaik-baiknya agar bisa cepat sampai pada tujuan serta lebih semangat membangun kebersamaan, swadaya, dan gotong royong dalam seluruh aspek agar tiket tersebut tidak sia-sia,” sambung Budi.
Menurut dia, impian warga Desa Cisalam untuk mewujudkan desa definitif hanya tinggal menunggu waktu. Diharapkan dalam waktu kurang dari dua tahun bisa mewujudkan desa definitif dengan terus meningkatkan swadaya, gotong royong, kebersamaan dan patuh dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar Desa Cisalam tidak menjadi layu sebelum berkembang. (Ai Karnengsih)



.png)











