Politik

Fadli Zon Dukung Pemekaran Daerah di Jabar, Salah Satunya Garut Selatan

×

Fadli Zon Dukung Pemekaran Daerah di Jabar, Salah Satunya Garut Selatan

Sebarkan artikel ini
Fadli Zon. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membentuk daerah otonomi baru (DOB). Menurutnya, pemekaran wilayah Jabar sangat penting dalam urusan pemerataan pembangunan. Apalagi, Jabar merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

“Kita melihat Jabar dirugikan dari sisi APBD. Jateng, Jatim, kabupaten kotanya jauh lebih banyak. Itu merugikan dari sisi pembangunan dan anggaran. Paling tidak di Jabar, kabupaten kotanya mungkin sekitar 40 dari 27 (daerah) yang sekarang,” ujar Fadli, belum lama ini.

Ia menjelaskan, usulan DOB Jabar sebetulnya sudah masuk ke pembahasan di DPR RI pada periode lalu. Namun, pembahasannya menggantung setelah Presiden Joko Widodo melakukan moratorium.

Baca Juga:   Kunjungi Garut Selatan, Legislator PKS Minta Warga Tetap Semangat Berjuang Wujudkan DOB

“(Usulan) pengembangan daerah baru, dulu di Jabar ini sudah ada tiga kalau tidak salah. Bogor Barat, Sukabumi Utara, dan Garut Selatan yang diajukan pada periode lalu. Sayangnya pemerintahan Pak Jokowi melakukan moratorium,” ungkapnya.

Sebab itu, ia berkomitmen untuk membantu proses pembentukan DOB Jabar untuk mempercepat laju pembangunan. Ia menyebut, pembentukan DOB lebih masuk akal ketimbang pembentukan provinsi baru.

“Jadi yang paling penting bukan menjadi provinsi dari daerah tertentu, tapi pengembangan daerahnya dulu. Bogor Barat, Bogor Timur, Sukabumi Utara, Garut Selatan, Cianjur dan beberapa yang lain. Itu yang harus didorong untuk mempercepat pembangunan di Jabar,” jelasnya.

Baca Juga:   Pemekaran Garsel dan Gatra Tersandera Moratorium, Sekda: Sudah Masuk Ranah Politis

Fadli juga tak sepakat dengan wacana pemindahan pusat pemerintahan Jabar yang belakangan berkembang. Ia berpendapat, wacana itu tak memiliki urgensi.

“Saya sih tidak melihat ada urgensi saat ini. Urgensi saat ini di masyarakat masih hal-hal yang bersifat pokok dasar. Masalah lapangan pekerjaan, kehidupan yang layak, sandang pangan, papan, kesehatan, jaminan hari tua, masih menjadi persoalan mendasar,” tuturnya.

Baca Juga:   Sambut Lahirnya DOB Garut Selatan, Unit SIM Keliling pun Diterjunkan

Fadli menjelaskan, saat ini ia belum menemukan tujuan utama dari rencana pemindahan pusat pemerintahan baik di pusat maupun daerah.

“Sehingga hal-hal yang menyangkut pemindahan ibu kota baik di tingkat pusat maupun provinsi sebetulnya tidak terlalu urgen untuk saat ini. Kecuali kalau kita kebanyakan uang, kita bisa lah pindah. Tapi kalau uangnya masih ngutang, masa mau pindah,” jelasnya. (Kmp/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *