GOSIPGARUT. ID– Hari Sabtu dan Minggu (14 – 15 September 2019), di lapangan Kiarakohok, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dilangsungkan “Gebyar Masyarakat Garut Selatan (GMGS)” untuk menyambut lahirnya daerah otonomi baru (DOB) Garut Selatan yang saat ini masih terganjal moratorium pemekaran wilayah di tingkat pemerintah pusat.
Berbagai kegiatan menarik yang melibatkan ribuan warga diselenggarakan dalam GMGS tersebut. Mulai dari pentas seni tradisional, tabligh akbar, hingga jalan santai dengan rute Alun-alun Pameungpeuk — Lapang Kiarakohok — Gunung Geder. Menariknya, di acara GMGS itu unit pelayanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) keliling diterjunkan.
Untuk apa tujuannya? Tentu saja hal itu bertujuan untuk memudahkan warga yang ada di sejumlah wilayah Garut Selatan dalam pembuatan SIM. Petugas unit pelayanan pembuatan SIM tersebut siap melayani masyarakat selama dua hari (Sabtu dan Minggu/14-15 September 2019).
“Tempatnya di Lapangan Kiarakohok. Kami ikut terlibat dalam acara itu karena ada permintaan dari panitia GMGS melalui proposal resmi,” kata Bintara Urusan (Baur) SIM Satlantas Polres Garut, Aiptu Tata Setiawan, saat dihubungi lewat pesan singkat pada Minggu pagi (15/9/2019).
Ia menjelaskan, selain dalam acara resmi seperti GMGS, sebenarnya unit pelayanan pembuatan SIM keliling Satlantas Polres Garut secara reguler selalu menjemput bola ke tengah warga Garut Selatan yang ingin membuat SIM. Diselenggarakan sebulan sekali, di setiap kecamatan.
“Kami tidak mentargetkan harus berapa puluh orang yang bisa dilayani dalam pembuatan SIM di acara GMGS. Yang pasti, sebagai wujud dukungan tergadap acara GMGS, kami akan melayani secara optimal dan maksimal,” ujar Tata.
Dalam kesempatan itu ia menyampaikan kabar baik bagi warga Kabupaten Garut yang merasa memiliki kartu “SIM Sementara”, diberitahukan bahwa saat ini sudah bisa ditukarkan dengan kartu SIM yang asli. Penukaran dilakulan di kantor Satpas Polres Garut (kantor SIM) mulai hari Senin, 16 September 2019. ***



.png)











