oleh

Atasi Penumpukan Sampah di Perkotaan Garut, TPA Pasirbajing Diperluas

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut menambah lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Pasirbajing seluas lima hektare untuk mengatasi penumpukan sampah yang selama ini terjadi di kawasan perkotaan Garut.

“Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran untuk penambahan lahan baru seluas lima hektare, mengingat TPA saat ini kondisinya sudah over kapasitas,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut Uu Saepudin.

Ia menuturkan, produksi sampah di Garut cukup banyak, setiap harinya mencapai 200 ton sampah terdiri dari sampah rumah tangga dan industri. Sampah yang melimpah itu, tentunya harus bisa diselesaikan agar tidak terjadi penumpukan di perkotaan atau tempat pembuangan sementara.

Baca Juga:   Saat Pencoblosan, Jalan dan Pasar di Garut Lenggang Laiknya Lebaran

“Makanya kita tambah luas lahan TPA di sana yang sebelumnya 12 hektare sekarang ditambah 5 hektare,” ujar Uu seraya menyampaikan, lahan yang dijadikan TPA sampah itu sebelumnya merupakan lahan tidak produktif yang jauh dari pemukiman rumah penduduk.

Namun kapasitas penampungan sampah itu, kata dia, perlu adanya pengaturan sejak dari sumber sampah agar tidak terlalu banyak dibuang ke TPA Pasirbajing. “Pembenahan sampah tidak hanya dari aspek sarana dan prasarana saja, tetapi dari sisi SDM juga perlu dibenahi dengan terlebih dahulu mengolah sampah,” kata Uu.

Baca Juga:   Perekaman E-KTP Tidak Perlu Surat Pengantar dari RT RW

Ia menambahkan, selain memperluas lahan TPA, pihaknya juga telah memiliki lima truk sampah baru yang siap beroperasi mengangkut sampah dari TPS wilayah perkotaan Garut ke TPA. Uu berharap, adanya lima unit truk sampah itu bisa meminimalisasi adanya penumpukan sampah di perkotaan Garut sehingga Garut terlihat bersih dan indah.

“Meski jumlah truk ini masih belum ideal, setidaknya bisa meminimalisir, mudah-mudahan tahun 2020 nanti ada penambahan lagi,” kata dia. (Ant/Fj)

Komentar

Berita Terkait