Berita

Peredaran Tramadol Ilegal di Garut Kian Meresahkan, Aliansi Bela Anak Bangsa Desak Penindakan Menyeluruh

×

Peredaran Tramadol Ilegal di Garut Kian Meresahkan, Aliansi Bela Anak Bangsa Desak Penindakan Menyeluruh

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Aliansi Bela Anak Bangsa, Ferry Nurdiansyah.

GOSIPGARUT.ID — Maraknya peredaran obat keras ilegal jenis tramadol di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Aliansi Bela Anak Bangsa mendesak Pemerintah Kabupaten Garut bersama aparat penegak hukum memperkuat pengawasan sekaligus mengambil langkah tegas untuk memberantas jaringan distribusi obat ilegal yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Aliansi menilai penyalahgunaan tramadol tanpa resep dokter tidak hanya melanggar ketentuan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda. Kalangan remaja disebut menjadi kelompok yang paling rentan terpapar penyalahgunaan obat keras tersebut sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih serius.

Perwakilan Aliansi Bela Anak Bangsa, Ferry Nurdiansyah, mengatakan penanganan peredaran tramadol ilegal tidak boleh berhenti pada pengungkapan kasus-kasus tertentu. Menurut dia, aparat perlu membongkar mata rantai distribusi hingga ke akar persoalan agar peredarannya benar-benar dapat ditekan.

Baca Juga:   Pemuda di Singajaya Garut Ditahan Polisi Usai Bacok Temannya, Cekcok Dipicu Miras

“Masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan tindakan nyata dalam memberantas jaringan peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Garut. Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera,” kata Ferry, Selasa (4/8/2026).

Ia menilai keterlambatan penanganan dapat memperluas penyebaran obat keras ilegal sekaligus meningkatkan keresahan di tengah masyarakat. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, dampaknya dikhawatirkan tidak hanya mengganggu situasi keamanan, tetapi juga mengancam kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Baca Juga:   Restoran Penyumbang Pajak Daerah Terbesar Kedua di Garut, Disusul Penerangan Jalan

“Peredaran tramadol ilegal harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai semakin banyak generasi muda yang menjadi korban akibat lemahnya pengawasan dan penindakan,” ujarnya.

Menurut Ferry, pemberantasan obat keras ilegal memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan obat dan makanan perlu memperkuat koordinasi agar distribusi obat keras dapat diawasi secara lebih efektif.

Selain penegakan hukum, edukasi kepada masyarakat juga dinilai memiliki peran penting. Peningkatan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan tramadol diharapkan dapat menekan permintaan sekaligus mencegah munculnya korban baru, khususnya di kalangan pelajar dan remaja.

Baca Juga:   Jalan Caringin-Indralayang Setahun Dibiarkan Rusak, Bahkan Kini Tak Bisa Dilalui Mobil

Aliansi Bela Anak Bangsa berharap pengawasan terhadap distribusi obat keras di Kabupaten Garut terus diperketat. Langkah tersebut dinilai penting agar peredaran obat berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku, penyalahgunaan dapat ditekan, dan perlindungan terhadap generasi muda semakin optimal. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *