Berita

Sampah Menyumbat Gorong-gorong Kota Garut, Dinas PUPR Sebut Kiriman dari Permukiman Tak Terkendali

×

Sampah Menyumbat Gorong-gorong Kota Garut, Dinas PUPR Sebut Kiriman dari Permukiman Tak Terkendali

Sebarkan artikel ini
Pengangkatan sampah dari saluran irigasi yang dilakukan petugas Dinas PUPR Garut.

GOSIPGARUT.ID —
Tumpukan sampah yang menyumbat gorong-gorong di kawasan perkotaan Garut kembali menjadi sorotan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut mengungkapkan bahwa masalah tersebut dipicu oleh kiriman sampah dari kawasan permukiman yang jumlahnya dinilai sangat besar.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menyampaikan hal tersebut saat menanggapi temuan sampah yang menumpuk di gorong-gorong dan saluran air, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:   Selama Ramadan, Mal Pelayanan Publik Garut Buka Lima Hari Kerja dari Pukul 08:00 hingga 16:00

“Untuk saluran irigasi sebenarnya sudah kita tangani. Namun memang kiriman sampah dari beberapa kawasan permukiman itu luar biasa,” ujarnya.

Agus menjelaskan, aliran air dari kawasan permukiman kerap membawa sampah rumah tangga dan berakhir menyumbat gorong-gorong di wilayah perkotaan. Kondisi ini bukan hanya mengganggu fungsi drainase, tetapi juga meningkatkan risiko genangan air dan banjir saat hujan deras.

Terkait drainase jalan, Kepala Dinas PUPR Garut menegaskan bahwa tidak semua saluran berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten. Drainase di sepanjang ruas jalan provinsi, kata dia, menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

Baca Juga:   Suka Duka Remaja Pedagang Keliling di Garut: Sering Dikejar Satpol PP, Namun Pernah Diberi Uang oleh Istri Bupati

“Untuk drainase jalan, itu kewenangan provinsi karena berada di ruas jalan provinsi,” kata Agus.

Meski demikian, tambah dia, PUPR Garut tetap melakukan langkah penanganan di lapangan. Pengangkatan sampah dari gorong-gorong dan saluran air terus dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran aliran air.

“Kita lakukan pengangkatan sampah agar tidak terjadi penyumbatan yang lebih parah,” ujar Agus.

Baca Juga:   Hari Ketiga Razia Protokol Kesehatan di Garut, Petugas Bagikan Masker

Pihaknya juga mengingatkan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya dengan pembersihan rutin. Diperlukan kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, agar persoalan serupa tidak terus berulang. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *