GOSIPGARUT.ID — SMPN 1 Sukawening, Kabupaten Garut, terus mendorong motivasi belajar peserta didik melalui program inovasi “Bersatu” (Belajar Bersama Orang Tua). Program tersebut mempertemukan siswa dengan orang tua maupun tokoh dari berbagai profesi untuk berbagi pengalaman dan memberikan inspirasi tentang pentingnya pendidikan.
Program Bersatu menjadi bagian dari inovasi dalam Pemantauan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan, khususnya bagi siswa kelas VII Fase D.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari lingkungan sekolah, tetapi juga memperoleh kesempatan mendengar langsung pengalaman hidup dan perjalanan karier para narasumber yang dapat dijadikan teladan.
Guru SMPN 1 Sukawening sekaligus anggota tim PEKPPP, Ilham, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut.
“Tujuannya adalah berkolaborasi dengan orang tua dalam proses belajar supaya anak-anak semakin termotivasi dan semangat dalam belajar untuk mencapai cita-cita yang diharapkan,” ujar Ilham.
Menurut dia, kehadiran orang tua secara langsung dalam kegiatan belajar juga diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara anak dan orang tua.
Selain itu, orang tua memiliki kesempatan untuk mengetahui secara langsung perkembangan dan motivasi belajar anak selama mengikuti pendidikan di sekolah.
“Melalui kegiatan belajar bersama ini, hubungan emosional orang tua dan anak tetap terjaga. Orang tua juga bisa langsung memantau sejauh mana perkembangan dan motivasi belajar anak,” katanya.
Hadirkan Orang Tua dari Berbagai Profesi
Dalam pelaksanaannya, program Bersatu menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi secara bergantian.
Pada pekan pertama, siswa mendapatkan pengalaman dan motivasi dari orang tua siswa yang berprofesi sebagai apoteker dan bidan.
Sementara pada pekan kedua, kegiatan menghadirkan Ayi Suryana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, serta perwakilan dari Polsek Sukawening.
Kehadiran Ayi Suryana menjadi bagian yang menarik bagi keluarga besar SMPN 1 Sukawening. Selain saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi merupakan alumni sekolah tersebut.
Perjalanan pendidikan dan karier Ayi diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada para siswa bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan membutuhkan proses, kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar.
Kegiatan yang berlangsung di aula SMPN 1 Sukawening itu diikuti seluruh siswa kelas VII sesuai dengan sasaran program. Sejumlah unsur sekolah turut hadir untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
Ilham mengatakan program tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Antusiasme terlihat dari semangat peserta didik mengikuti kegiatan hingga dorongan untuk lebih giat dalam proses pembelajaran.
“Alhamdulillah, dengan adanya program ini motivasi anak-anak bertambah. Salah satu indikasinya terlihat dari tingkat semangat mereka untuk belajar,” katanya.
Pendidikan Jadi Modal Meraih Cita-cita
Ilham menuturkan, pendidikan merupakan salah satu modal penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, sekolah berupaya menanamkan kesadaran kepada siswa agar tidak berhenti belajar dan terus melanjutkan pendidikan.
“Program ini memberikan motivasi kepada peserta didik kelas VII Fase D agar mereka bisa mengambil pelajaran dan inspirasi dari orang tua hebat sebagai teladan. Harapannya, kesadaran untuk terus berpendidikan bisa tumbuh sejak dini sebagai modal awal untuk meraih cita-cita,” ujarnya.
Ke depan, SMPN 1 Sukawening berkomitmen melanjutkan program Bersatu dengan menghadirkan narasumber dari berbagai profesi.
Dengan pola tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai beragam profesi, pengalaman hidup, serta gambaran mengenai proses yang perlu ditempuh untuk mencapai cita-cita.
Program Bersatu juga diharapkan memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga membangun motivasi dan karakter siswa.
Melalui “Bersatu – Belajar Bersama Orang Tua”, SMPN 1 Sukawening berharap siswa memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan, semakin termotivasi untuk belajar, serta memahami bahwa pendidikan merupakan proses penting dalam mempersiapkan diri meraih cita-cita. (Yuyus)



.png)




















