Budaya

Ngaji On The Street di Kotak Literasi Cerdas Taman Kiansantang Garut

×

Ngaji On The Street di Kotak Literasi Cerdas Taman Kiansantang Garut

Sebarkan artikel ini
Peserta Ngaji On The Street di Kotak Literasi Cerdas Taman Kiansantang Garut. (Foto: Yuyus YS/GosipGarut)

GOSIPGARUT.ID — Banyak cara untuk membumikan Al Qur’an. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Komunitas One Day One Juz (ODOJ) menggelar kegiatan Ngaos (Ngaji on The Street) di area Kotak Literasi Cerdas (Kolecer), di Taman Kiansantang Garut.

Kegiatan ini dimulai dengan membacakan Qur’an Surat Ar-Rahman secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan klinik tahsin, anak-anak belajar mengaji dibimbing oleh dokter tahsin dari komunitas ODOJ. Setelah kegiatan klinik tahsin selesai, anak-anak diarahkan untuk membaca buku yang ada di Kolecer sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Menurut Abdul Syakur, selaku Pembina Komunitas ODOJ Garut, tujuan dari kegiatan ini untuk membiasakan para anggota ODOJ dan anak-anak untuk mengaji di manapun mereka berada sekaligus membumikan gemar membaca kepada masyarakat. Karena literasi tidak selalu mengenai membaca huruf alfabet, namun juga menyeluruh.

Peserta Ngaji On The Street di Kotak Literasi Cerdas Taman Kiansantang Garut. (Foto: Yuyus YS/GosipGarut)

“Sebagai umat muslim kita wajib belajar membaca qur’an dengan baik dan benar. Kejutan dalam kegiatan kali ini yaitu adanya apotek takjil, anak-anak yang telah selesai belajar mengaji dan membaca buku diberi takjil yang telah disediakan oleh pihak komunitas dan Dispusip Garut untuk berbuka puasa,” ujar Syakur.

Baca Juga:   Merah Putih: One For All, Film Animasi Rp6,7 Miliar yang Dikejar Waktu dan Kritik Netizen

Kegiatan ini menjadi perhatian para pengguna jalan yang melewati Taman Kiansantang, tidak sedikit pengguna jalan yang berhenti untuk melihat lebih dekat sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa.

Kegiatan Ngaos yang diadakan di Kolecer Taman Kiansantang ini merupakan inovasi yang di gagas Komunitas Odoj beserta Kolecer Dispusip Garut, sebagai alarm untuk mengingatkan kita dan masyarakat secara umum bahwa mengaji harus dilakukan dimana pun kita berada.

Baca Juga:   Masih Ada Ketakutan, Sekolah Tatap Muka di Garut Belum Pasti Dibuka Januari 2021

“Apalagi di bulan Ramadhan yang penuh dengan rahmat ini, yang pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ujar Abdul Syakur selaku Pembina Komunitas ODOJ Garut.

Lisnawati selaku kepala Dispusip Garut mengapresiasi kegiatan Ngaos ini. “Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini, Kolecer Garut ramai oleh anak-anak yang belajar mengaji dan membaca buku. Saya ucapkan terimakasih kepada Komunitas ODOJ atas terselenggaranya kegiatan Ngaos di Kolecer Taman Kiansantang,” ujarnya. (Yuyus)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *