oleh

Presiden Jokowi Serahkan 204 Sertifikat Tanah Wakaf di Bekasi

GOSIPGARUT.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 204 sertifikat tanah wakaf kepada pengurus atau pengguna tanah wakaf di Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019).

“Alhamdulilah hari ini kita serahkan 204 sertifikat tanah wakaf untuk masjid, mushola, tempat pendidikan, pondok pesantren,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat tanah wakaf itu usai shalat Jumat di Masjid Agung Al Barkah Bekasi Selatan Kota Bekasi.

Kepala Negara memerintahkan Menteri ATR/BPN mempercepat sertifikasi tanah wakaf karena banyaknya sengketa lahan tanah wakaf.

Baca Juga:   Pembangunan Tol Bandung -- Banjar Dapat Perhatian Khusus Presiden Jokowi

“Karena kalau saya ke kampung atau desa, masuk ke telinga saya ada sengketa lahan, banyak sekali tanah wakah jadi sengketa padahal sudah diberikan izin,” kata Jokowi.

Ia mencontohkan tanah wakaf di tengah kota Jakarta yang sudah dibangun masjid di atasnya.

“Dulu harga tanahnya masih murah, sekarang sudah Rp120 juta per meter, harga tanah mahal, padahal sertifikat belum ada, ini yang kemudian menimbuljan sengketa,” katanya.

Baca Juga:   Reaktivasi Jalur KA Cibatu -- Garut Terkait Pengembangan Wisata

Ia menyebutkan sengketa tanah wakaf tidak hanya terjadi di Jakarta saja sehingga sertifikasi tanah wakaf terus dilakukan termasuk di Bekasi Jabar, Aceh, Riau, Jateng, Jatim, Sulsel dan lainnya.

Kepala Negara menyampaikan terima kasih kepada BPN yang telah menyelesaikan 204 sertifikat tanah wakaf.

“Terima kasih kepada BPN yang telah bekerja keras menyelesaikan ini, semoga sertifikat ini dipegang dengan baik, kita harapkan tidak ada lagi sengketa lahan,” katanya.

Baca Juga:   Jajak Pendapat Roy Morgan: Jokowi Masih Unggul dari Prabowo

Presiden menyerahkan secara simbolis 204 sertifikat tanah wakaf itu kapada 12 perwakilan penerima

Dua belas perwakilan penerima itu antara lain penerima dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta dan Kota Depok. (Ant/Gun)

Komentar

Berita Terkait