TENTUNYA saya menyampaikan apresiasi buat Kang Denden Amirulloh dan kawan panitia lainnya, atas deklarasi dukungan terhadap pasangan Capres Prabowo – Sandiaga Uno.
Suka atau tidak, deklarasi di Limbangan memiliki makna yang begitu dalam, apalagi mereka cantik dalam mengambil tagline “Dari Limbangan untuk Indonesia”.
Makna pertama terkait Pilpres. Deklarasi kemarin yang dihadiri ribuan relawan, digelar seminggu sesudah kunjungan Presiden Jokowi ke Garut. Sekalipun kehadiran presiden adalah kunjungan kenegaraan, tetapi nuansa politiknya begitu kental, terbukti, ratusan alat peraga untuk penyambutan Jokowi, yang dipasang di sejumlah tempat, kontennya banyak bertuliskan terkait capres nomor satu.
Kehadiran Jokowi pun menjadi bau wangi kampanye bagi timsesnya, kendati saya sendiri sangat suka kehadiran Jokowi selaku presiden menginjakkan kaki di Stasiun Cibatu.

Jumlah massa kehadiran Jokowi di Garut pun menjadi abu-abu, satu sisi dihadiri para aparatur pemerintahan daerah yang diperintahkan hadir, satu sisi dari tim kampanye dan relawannya.
Tetapi bila dibandingkan dengan Deklarasi di Limbangan, jumlah massa yang hadir bisa dikatakan seimbang. Kelebihannya massa yang hadir di Limbangan adalah sukarela, dan tanpa pengkondisian apalagi campur tangan pemerintah, karena memang bukan penguasa.
Deklarasi itu pun tanpa menghadirkan pasangan capresnya, hanya antusias masyarakat begitu tinggi dari berbagai wilayah kecamatan dan luar kabupaten.
Makna kedua tentang Limbangan. Denden Amirulloh dkk sebagai muda berani mengambil langkah dan sikap politik terbuka yang tentunya siap menerima resiko sosial di lingkungan Limbangan, yang notabene bertindak tanpa harus menunggu restu para kasepuhan yang lebih dominan ambil peran.
Ternyata gayung bersambut, banyak masyarakat Limbangan dari berbagai kalangan, bagaikan menanti-nanti sebuah moment revolusi.
Ledakan masyarakat Limbangan bak heroik, seakan menyambut sebuah peradaban baru. Denden Cs semula dipandang tumbal karena nekadnya menyiapkan deklarasi, kini Denden cs adalah menjadi gunjingan hebat, fantastik.
Di tanah keramat Alun-alun Limbangan tercatat sejarah baru. Semoga tetap damai. ***



.png)












