HeadlineHukum

213 Paket Tembakau Gorila Ditemukan dari Narapidana LP Banceuy

×

213 Paket Tembakau Gorila Ditemukan dari Narapidana LP Banceuy

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Petugas dari Lembaga Pemasyarakatan Banceuy Kota Bandung menemukan 213 paket narkotika jenis tembakau gorila dari seorang narapidana saat menggelar razia rutin pada Rabu (19/12/2018).

“Ya pada tanggal 19 Desember kemarin kami bersama-sama dengan Kepala Lapas Banceuy, sipir Lapas Banceuy, BNN, dan kepolisian berhasil mengungkap peredaran narkotika yang dilakukan warga binaan,” ujar Kepala BNN Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif, Kamis (27/12/2018).

Tembakau gorila tersebut dikemas dalam sebuah kertas tipis berwarna putih dengan berat berbeda mulai dari 1,5 gram hingga 3,1 gram. Berdasarkan keterangan awal, tembakau gorila tersebut sengaja dikemas di dalam sel dan akan didistribusikan ke luar Lapas.

Baca Juga:   Kapolres Garut Siap Tuntaskan Semua Kasus Dugaan Korupsi

Sementara itu Kalapas Banceuy, Kusnali mengatakan, penemuan itu berdasarkan razia rutin yang dilakukan jajarannya. Saat dilakukan razia di salah satu kamar tahanan, petugas menemukan barang mencurigakan yang disembunyikan di bawah kasur sel salah satu narapidana.

“Pada saat razia ditemukan yang diduga barang narkoba jenis tembakau gorila. Berdasar temuan itu kami langsung melapor ke BNN untuk membuktikan betul gak ini (tembakau gorila). BNN terjun dan periksa dan betul gorila,” kata dia.

Baca Juga:   Cigatas Segera Dibangun, Garut Rencananya Akan Memiliki Dua Gerbang Tol

Saat ini petugas masih mendalami motif dan praktek penyeludupan yang dilakukan pelaku. Akan tetapi, kata dia, tembakau gorila yang ditemukan berbahan dasar tembakau rokok biasa yang dicampur dengan sebuah cairan.

“Caranya Gak tahu, kalau tahu kami cegah duluan, campurannya dari rokok biasa, cuman ada campuran semacam cairan. Itu yang membahayakan,” ujar Kusnali.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *