Berita

Pemkab Garut Akan Tingkatkan Pengawasan di Pantai Selatan

×

Pemkab Garut Akan Tingkatkan Pengawasan di Pantai Selatan

Sebarkan artikel ini
Objek wisata pantai di Garut Selatan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan meningkatkan optimalisasi pengawasan di obyek wisata yang berada di pantai.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kabupaten Garut, Budi Gan Gan mengatakan, pihaknya akan menyiagakan petugas mitigasi bencana di objek wisata pantai wilayah selatan Garut untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Menurut dia, selama ini Disparbud telah menyiagakan petugas di kawasan pantai yang menjadi destinasi wisata seperti Pantai Santolo, Sayangheulang, Rancabuaya, dan objek wisata pantai lainnya. Namun luasnya pantai di Garut membuat tidak semua lokasi dapat terawasi oleh petugas secara optimal.

Baca Juga:   Awas! Salah Pilih Skincare Meningkatkan Risiko Kesehatan Kulit

“Kita keterbatasan jumlah petugas,” kata Budi, Kamis (11/4/2019).

Namun, ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah akan merekrut sejumlah petugas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang datang di kawasan pantai Garut. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Meskipun petugas disiagakan, kata Budi, wisatawan juga harus memiliki kesadaran tentang bahaya berwisata di pantai, untuk itu wajib mematuhi peraturan dan rambu-rambu larangan. “Wisatawan harus lebih hati-hati jika pergi ke pantai, harus selalu memerhatikan rambu-rambu yang ada,” kata dia.

Korban tenggelam

Hingga Kamis (11/4/2019) Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung menemukan dua orang meninggal dunia saat sedang berenang di kawasan wisata di Garut. Satu korban ditemukan di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, setelah tiga hari hilang terbawa ombak.

Baca Juga:   Hari Ini, Minggu (15/3), Pemkab Garut Putuskan Meliburkan Sekolah

Juru Bicara Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, timnya bersama petugas gabungan lain melakukan pencarian dengan menyusuri pantai dan lautan, hingga akhirnya jasad Asep Rohendi (19) ditemukan. “Korban ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian musibah dalam keadaan meninggal dunia,” kata dia.

Menurut dia, jasad korban dibawa ke Puskesmas Cikelet, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga korban.

Kejadian tragis juga dialami pemuda berusia 15 tahun ketika berenang di kawasan Air Terjun Batusari, Kecamatan Cisompet, Kamis (11/4/2019). Korban atas nama Fauzi itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilakukan pencarian selama beberapa jam oleh tim gabungan TNI-Polri, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:   LindungiHutan Dorong Perusahaan Perluas Dampak CSR hingga Tingkat Ekosistem

“Korban sudah ditemukan,” kata Joshua.

Ia mengimbau, warga atau wisatawan lebih mengutamakan keselamatan. Pasalnya, saat ini keadaan debit sungai dan gelombang laut tak menentu. Ia mengatakan, masyarakat harus lebih hati-hati.(ROL/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *