GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 1.931 jemaah calon haji dari Kabupaten Garut siap diberangkatkan pada musim haji tahun 2025. Kepada para jemaah itu, Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar memberikan arahan dan semangat secara daring melalui pembekalan dan bimbingan teknis yang digelar di Hotel Harmoni Cipanas pada Sabtu, 19 April 2025.
Menag Nazaruddin Umar menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual para jemaah, serta berharap agar seluruh proses ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai syariat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Kemenag Garut Saefullah menjelaskan, jumlah jemaah yang akan diberangkatkan terdiri dari 186 jemaah haji reguler dan 125 jemaah haji lansia, sehingga totalnya mencapai 1.931 orang. Pemberangkatan para jemaah akan dilakukan dalam lima kelompok terbang (kloter), dimulai pada 3 Mei 2025 (kloter 5), yang termasuk dalam gelombang pertama.
Kloter-kloter selanjutnya akan berangkat pada 11 Mei (kloter 22), 20 Mei (kloter 40), 25 Mei (kloter 51), dan 30 Mei 2025 (kloter 60), dengan beberapa kloter bergabung bersama jemaah dari Kabupaten Karawang dan Kota Bandung. Seluruh jemaah asal Garut akan diberangkatkan melalui embarkasi Bekasi menuju Madinah, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Mekkah.
Guna mempersiapkan para jemaah, manasik haji telah dijadwalkan selama enam hari di tingkat kecamatan dan dua hari di tingkat kabupaten. Kegiatan manasik tingkat kabupaten dimulai hari ini dan akan dilanjutkan kembali pada 19 April 2025.
“Semua aturan pelaksanaan ibadah haji sudah jelas dan mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Kami berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan pulang sebagai haji yang mabrur,” ujar Saefullah.
Ia juga menambahkan bahwa calon jemaah haji tahun ini memiliki rentang usia yang cukup luas, mulai dari usia termuda 19 tahun hingga yang tertua 94 tahun. “Ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Garut yang telah menunggu lama dan sangat antusias untuk menunaikan ibadah haji,” tambahnya.
Terkait isu penambahan kuota dari daerah lain yang tidak terpenuhi, Saefullah menegaskan bahwa kuota Kabupaten Garut sudah final dan tidak ada tambahan. (Yuyus)



.png)











