GOSIPGARUT.ID — Gedung Korpri yang berlokasi di tengah lingkungan Pemkab Garut sudah lama tidak lagi menjadi tempat berbagai kegiatan pertemuan. Keadaan gedung itu kini tampak kumuh, sunyi, dan menyeramkan. Di beberapa sudut halamannya seringkali didapati tumpukan sampah dan botol-botol bekas minuman keras.
Gedung Korpri yang di bagian belakangnya terdapat kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut itu terkesan tak ubahnya sarang hantu di tengah perkantoran Pemkab Garut yang berdiri cukup megah.
Letaknya, nersebelahan dengan kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Garut, kantor Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Garut. Di seberangnya terdapat rumah dinas Sekda Garut, kantor Disdukcapil, dan kantor Inspektorat Garut.
Gedung Korpri di Garut itu berjarak kurang seratus meter dari kantor Bupati dan Wabup Garut serta gedung DPRD Garut.
“Kalau sore atau malam, paling digunakan jadi tempat nongkrong sekelompok orang yang enggak jelas. Kan enggak ada yang jaganya,” kata salah seorang petugas kebersihan Ajat Sudrajat.
Selain Gedung Korpri, gedung PKK Garut di lingkungan kantor Bupati atau Pendopo Garut yang belum lama direhabilitasi juga nyaris tak banyak digunakan sebagai tempat pertemuan berbagai kegiatan dinas.
Beberapa bangunan gedung lainnya yang terbilang mubazir padahal dibangun dengan biaya miliran rupiah, antara lain dua komplek Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut di Jalan Pasar Baru Kecamatan Garut Kota yang tak berfungsi sejak dibangun pada 2015, pasar buah, dan sejumlah pasar desa.
Gedung Korpri sempat digunakan sebagai tempat sementara pelayanan pembuatan identitas kependudukan saat warga pemohon identitas kependudukan membeludak di tengah dibangunnya gedung baru kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Namun, begitu pembangunan gedung tersebut selesai dan mulai difungsikan, Gedung Korpri kembali sepi. Begitu juga gedung bekas kantor Disdukcapil.
Bedanya, kini gedung bekas kantor Disdukcapil yang bersebelahan dengan Gedung Korpri itu sementara dipergunakan sebagai museum oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut. Kendati tak ada tanda-tanda memperlihatkan jika gedung tersebut kini dimanfaatkan sebagai museum.
Bahkan, kondisinya nyaris sama dengan Gedung Korpri yang sunyi dan gelap gulita di malam hari. Terkesan tak ada lampu penerangan. Tak berfungsinya Gedung Korpri diperparah terbatasnya kegiatan berkumpul masyarakat gegara pandemi Covid-19. (IK/Nul)



.png)











