GOSIPGARUT.ID — Telah terjadi bencana hidrometeorologi berupa angin puting beliung disertai hujan dengan intensitas cukup tinggi di beberapa daerah di Kabupaten Garut, Sabtu (2/4/2022).
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi, mengungkapkan, sedikitnya ada 3 daerah yang terdampak bencana ini, yakni Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, dan Banyuresmi.
Di Kecamatan Garut Kota, terjadi di Kampung Cikareo, Kelurahan Kota Wetan, di mana ada 13 rumah warga yang terdiri dari 13 kepala keluarga dengan 54 jiwa terdampak akibat bencana yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu.
Dilaporkan pula, lokasi lain yang terdampak bencana ini yaitu dua bangunan di Jalan Sudirman, tepatnya bangunan gudang semen milik PD. Karya dan PT. Danbi Internasional. Kedua bangunan itu mengalami kerusakan berupa atap bangunan yang roboh.
Tak hanya itu, bencana pohon tumbang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Garut, di antaranya di Perum Jati, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler menimpa sebagian rumah warga. Kemudian di Jalan Anwar Musaddad atau Jalan Baru Kampung Maleer, Kecamatan Banyuresmi, yang menimpa jalan kabupaten. Terakhir, pohon tumbang terjadi Kampung Pasirmalang, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi.
Berdasarkan hasil pemantauan BPBD Garut, sejauh ini tidak ada korban jiwa dari beberapa bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Garut. (Yan AS)



.png)











