GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 21 guru honorer di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dari ke-21 guru PPPK itu, 16 orang mengajar di sekolah dasar (SD) dan 5 orang di sekolah menengah pertama (SMP).
Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, mengatakan, jumlah guru honorer yang ada di sejumlah SD dan SMP berada di kisaran 130 an. Jika saat ini sudah 21 orang diangkat menjadi PPPK, guru honorer di Cisewu itu tersisa sekitar 90 orang lagi.
“Ya, sisanya sekitar 90 orang. Mudah-mudahan pada tahun 2021 ini jumlah guru honorer yang diangkat menjadi PPPK lebih banyak lagi. Kasihan kan kalau masih honorer, kesejahteraan mereka tidak memuaskan. Para guru honorer mendapatkan upah alakadarnya, yang bersumber dari bantuan operasional sekolah (BOS),” kata dia, Selasa (9/3/2021).
Agus menambahkan, khusus untuk SD kebutuhan tenaga pengajar untuk 27 SD sebanyak 216. Kalau saat ini Kecamatan Cisewu memiliki guru sekitar 130 orang yang berstatus PNS dan PPPK, maka kebutuhan akan guru mencapai 86 orang.
“Nah untuk kebutuhan yang 86 itu diisi oleh para guru honorer yang mencapai 90 an,” jelasnya.
Dengan diangkatnya 21 guru honorer di Cisewu menjadi PPPK, Agus mengaku sangat bahagia. Pasalnya, nasib guru honorer benar-benar diperhatikan, kesejahteraannya menjadi lebih baik sebanding dengan jasa dan pengabdiannya selama ini.
“Sebagai Korwil Dinas Pendidikan saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Kepala Dinas Pendidikan yang telah memperjuangkan sekaligus mengangkat sejumlah guru honorer di Cisewu menjadi PPPK (ASN). Jumlah 21 orang itu termasuk lumayan,” ujar dia. ***



.png)











