Nasional

Berjiwa Sosial Tinggi, Sopir Pribadi Asal Garut di Arab Saudi Raih Penghargaan

×

Berjiwa Sosial Tinggi, Sopir Pribadi Asal Garut di Arab Saudi Raih Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Kisah migran asal Garut yang dapat penghargaan di Riyadh. (Foto: Liputan6)

GOSIPGARUT.ID — Menjadi perantau di negeri orang tak menghalangi niat Kamaluddin untuk selalu berbuat baik kepada sesama. Hal itu lah yang membuat sopir pribadi asal Kabupaten Garut ini meraih penghargaan “Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awards” di ajang International Migrants Day (IMD), Riyadh, Arab Saudi pada Jumat (18/12/2020) lalu.

Pria yang telah bekerja selama 25 tahun itu berhasil meraih penghargaan bersama Susilawati, seorang asisten rumah tangga asal Sukabumi yang telah bekerja lebih dari 11 tahun di Arab Saudi.

Dilansir dari Liputan6, pemberian penghargaan tersebut merupakan penghargaan atas kerja kerasnya yang berhasil memperbaiki perekonomian keluarga termasuk memiliki solidaritas terhadap sesama buruh migran asal Indonesia.

Baca Juga:   Dua Terduga Curanmor Diamuk Massa di Limbangan, Satu Warga Bandung dan Satu Asal Garut Diamankan Polisi

Zainal Boim Arifin, salah satu teman dekat Kamal di Riyadh mengungkapkan bahwa Kamaluddin merupakan sosok yang supel dan menginspirasi. Ketika waktu luang di sela pekerjaannya sebagai sopir, keluarga Kamal selalu memanfaatkannya untuk belajar bekam hingga membantu masyarakat di sana.

Bahkan Kamaluddin dikenal pribadi yang tidak pelit dalam membagi kemampuan berbekamnya. Suatu ketika Kamaluddin pernah memberikan pelatihan kepada WNI secara gratis, guna membantu membuka usaha kesehatan tersebut demi memperbaiki keadaan ekonomi.

“Jam terbang Kamal dalam bidang bekam dan pijat kini cukup tinggi. Pasiennya pun kebanyakan dari warga Saudi,” ucap Zaenal seperti termuat di keterangan tertulis KBRI Riyadh.

Baca Juga:   Menikahi Pria 70 Tahun Karena Uang, Wanita Ini Justru Sengsara dan Menyesal

Selain membantu memberikan pelatihan terhadap para WNI yang terpuruk, ia juga dikenal dermawan dengan menjadi relawan bansos terdampak Covid-19 di wilayah tersebut. Dirinya juga termasuk aktif di forum kegiatan keagamaan khususnya Formatra (Forum Majlis Ta’lim Riyadh). Saat ini Kamal sudah berhasil menghafal 15 juz atau setengah dari Al-Qur’an.

Di Formatra Kamal menjadi donatur tetap, termasuk membantu para anggota yang memiliki keterbatasan transportasi. Sikapnya itulah yang menjadi alasan dari para dewan juri untuk mengapresiasi usahanya lewat penghargaan bergengsi bagi kalangan pekerja migran tersebut.

Baca Juga:   LindungiHutan dan BATS Consulting Bahas Assurance AA1000 untuk Laporan Keberlanjutan

Sementara itu di perhelatan yang mengusung tema “Edukatif, Menghibur, Optimis dan Sehat,” peringatan IMD 2020 di Riyadh tahun ini dilaksanakan dalam keadaan serba terbatas di tengah masa pandemi Covid-19.

Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, dalam situasi sulit seperti saat ini pemerintah berhasil menggelar kegiatan yang memiliki nilai manfaat bagi pekerja migran Indonesia.

“Kamaluddin mencerminkan keberpihakan kepada para WNI/PMI kita yang rentan,” ujarnya. (Lp6)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *