Berita

Kritik Kinerja Kominfo, Wabup Garut Putri Karlina: Jangan Boros Anggaran untuk Hal Klasik

×

Kritik Kinerja Kominfo, Wabup Garut Putri Karlina: Jangan Boros Anggaran untuk Hal Klasik

Sebarkan artikel ini
Wabup Garut Putri Karlina.

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut terkait pola komunikasi publik yang dinilai tidak efektif.

​Kritik tersebut disampaikan Putri melalui sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang dipantau GOSIPGARUT.ID pada Jumat (17/4/2026). Ia menyoroti minimnya respons instansi pemerintah terhadap keluhan masyarakat di dunia maya.

​Putri mengungkapkan bahwa selama ini akun-akun resmi milik SKPD maupun Kominfo Garut kurang peka terhadap algoritma media sosial dan kebutuhan informasi warga. Menurutnya, jarang sekali ditemukan akun instansi yang hadir untuk mengadvokasi atau menjawab keluhan masyarakat secara langsung.

Baca Juga:   Gandeng 18 Kampus, Pemkab Garut Siapkan Akselerasi Pembangunan dan Beasiswa 1.000 Mahasiswa

​”Pernah enggak dari sekian keluhan masyarakat, satu saja akun SKPD yang muncul mengadvokasi? Di Instagram saya saja, tidak ada satu pun akun SKPD yang mengadvokasi. Artinya, peran Kominfo ini tidak ada,” ujar Putri dalam video tersebut.

​Ia merasa selama ini beban untuk berinteraksi dan menjawab keresahan netizen lebih banyak bertumpu pada dirinya secara pribadi, padahal sudah ada dinas yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di bidang tersebut.

Baca Juga:   Rumah Warga Cisewu Ludes Terbakar, PDI Perjuangan dan Dinsos Garut Kirim Bantuan

​Selain masalah komunikasi digital, Putri juga mengkritik kebijakan pengadaan media informasi fisik seperti majalah dan buku kaleidoskop dalam jumlah besar. Ia menilai publikasi dalam bentuk cetak sebanyak ratusan eksemplar sudah tidak relevan dan cenderung membuang anggaran.

​”Bagi saya itu pemborosan! Mau dikirim ke siapa? Malu mengirimnya juga. Masalahnya, pembangunan di Garut-nya juga belum achieve (tercapai). Kalau anggaran itu bisa dicoret di tahun depan, jangan ada!” tegasnya.

Baca Juga:   DJI Matrice 4 Series: Inovasi Drone Enterprise Terbaru dengan AI dan Sensor Canggih

Putri meminta agar pola komunikasi pemerintah segera berubah dari gaya klasik menuju cara yang lebih modern dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap anggaran yang selama ini dialokasikan untuk album kepemimpinan atau publikasi fisik dialihkan untuk program lain yang lebih bermanfaat bagi warga Garut.

​”Kita yang harus berubah, melihat market-nya seperti apa, melihat cara kerjanya pemerintah dengan keadaan masyarakat hari ini,” pungkas Putri. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *