Berita

Pilkades PAW Lembang Leles: Supriatna Tawarkan Kepemimpinan Berbasis Manfaat

×

Pilkades PAW Lembang Leles: Supriatna Tawarkan Kepemimpinan Berbasis Manfaat

Sebarkan artikel ini
Supriatna, S.Pd

GOSIPGARUT.ID — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memasuki hitungan hari. Tiga kandidat akan berebut 165 hak pilih dalam pemungutan suara pada Senin, 31 Agustus 2026.

Ketiga kandidat tersebut yakni nomor urut 01 Ocim, nomor urut 02 Supriatna, dan nomor urut 03 Jalaludin. Pemenang Pilkades PAW akan meneruskan sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya, Rahmat, yang meninggal dunia pada awal 2026.

Di tengah persaingan tersebut, Supriatna menawarkan pendekatan kepemimpinan yang menitikberatkan pada pelayanan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan desa. Sarjana pendidikan itu menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai aturan yang ditetapkan panitia.

Bagi Supriatna, Pilkades PAW bukan sekadar arena untuk mendapatkan jabatan. Pemilihan ini, menurut dia, merupakan kesempatan menentukan arah Desa Lembang dalam waktu pemerintahan yang tersisa.

Baca Juga:   ASUS Republic of Gamers Secara Resmi Meluncurkan ROG Phone 9 Series dan ROG Phone 9 FE di Indonesia

“Jabatan adalah sementara, tetapi jejak kepemimpinan akan tinggal lebih lama daripada masa jabatan,” kata Supriatna.

Ia menilai masa jabatan sekitar satu tahun tetap cukup untuk menghasilkan perubahan jika pemerintahan desa bekerja dengan arah yang jelas. Karena itu, ia tidak ingin pemerintahan berjalan sekadar menyelesaikan sisa periode.

“Pemimpin yang baik tidak hanya membangun hari ini, tetapi menyiapkan masa depan desanya untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.

Gagasan tersebut dirangkum Supriatna dalam konsep memimpin dengan hati, melayani dengan aksi, dan meninggalkan manfaat.

Dalam visi yang ditawarkan, Supriatna ingin mendorong Desa Lembang menjadi desa yang maju, mandiri, religius, dan sejahtera. Ia menempatkan transparansi serta partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Baca Juga:   Pilkades PAW Desa Cisewu Digelar Rabu Besok, Menutup Perjalanan Panjang dari Gelombang Protes hingga Kekosongan Jabatan

Di sektor pembangunan, pemerataan infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu prioritas. Supriatna juga ingin mengembangkan sektor ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, penguatan pertanian, serta penggalian potensi lokal.

Sektor pendidikan dan kesehatan turut masuk dalam agenda yang ditawarkannya. Begitu pula peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurut Supriatna, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur. Nilai keagamaan, budaya, dan gotong royong juga perlu diperkuat untuk menjaga kehidupan sosial masyarakat.

Namun, sebelum gagasan tersebut diwujudkan dalam pemerintahan, Supriatna harus melewati kontestasi dengan dua kandidat lainnya.

Baca Juga:   Polres Garut Bedah Rumah Warga Lansia di Karangpawitan, Wujud Kepedulian Sosial Kepolisian

Dengan hanya 165 pemilik hak pilih, setiap suara menjadi penting dalam menentukan hasil pemilihan. Tidak ada ruang bagi kandidat untuk mengabaikan pemilih dalam kontestasi yang berlangsung pada lingkup desa tersebut.

Pemungutan suara 31 Agustus nantinya akan menentukan siapa yang mendapat mandat melanjutkan pemerintahan Desa Lembang hingga akhir masa jabatan.

Supriatna meminta doa dan restu masyarakat. Ia mengajak warga tidak berhenti pada pilihan terhadap calon, tetapi ikut menentukan arah pembangunan desa.

“Mari bersama bergandeng tangan, membangun Desa Lembang yang kita cintai. Lembang maju, warga sejahtera,” kata dia. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *