GOSIPGARUT.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh talenta muda asal Kabupaten Garut di kancah olahraga nasional. Kalula Akira Althafunnisa, siswi SMP Negeri 2 Tarogong Kidul, berhasil menyabet medali emas sekaligus perunggu pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional 2026 cabang olahraga renang.
Ajang kompetisi olahraga pelajar bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puprenas) ini berlangsung sejak 17 hingga 23 Agustus 2026. Khusus untuk cabang olahraga renang, seluruh pertandingan dipusatkan di Gelanggang Renang Pertamina Simprug, Jakarta, yang menjadi saksi bisu ketangguhan para perenang muda dari seluruh penjuru Nusantara.
Keberhasilan Kalula menjadi sorotan utama, mengingat dirinya adalah satu-satunya atlet renang putri yang mewakili Kabupaten Garut, sekaligus menjadi tumpuan utama kontingen Provinsi Jawa Barat dalam kejuaraan nasional tersebut. Di bawah bendera Jawa Barat, remaja yang juga aktif dibina di klub Junior Aquatic Sport Garut ini tampil gemilang dan membuktikan kapasitasnya.
Pada nomor bergengsi 50 meter gaya bebas putri, tensi pertandingan berlangsung sangat ketat. Kalula harus berjibaku melawan perenang-perenang tangguh dari provinsi langganan juara, termasuk rival berat dari DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, dengan mental baja dan teknik yang matang, Kalula berhasil finis tercepat dengan catatan waktu impresif 28,43 detik, sekaligus mengunci medali emas.
Tidak berhenti di torehan emas, Kalula kembali unjuk gigi di nomor 50 meter gaya punggung putri. Pada nomor ini, ia berhasil mengamankan medali perunggu setelah mencatatkan waktu 33,01 detik. Dua keping medali ini menjadi bukti ketahanan fisik dan konsistensi Kalula di arena pertandingan tingkat tinggi.
“Persaingan di nomor 50 meter gaya bebas sangat sengit, namun ketenangan dan fokus menjadi kunci keberhasilan atlet muda kita menembus dominasi provinsi lain. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet-atlet muda dari daerah memiliki kemampuan bersaing di tingkat nasional,” ujar perwakilan ofisial kontingen menanggapi ketatnya persaingan di O2SN tahun ini.
Sinergi Emas Jawa Barat dari Tasikmalaya
Kontingen Jawa Barat sendiri tampil sangat efisien dan mematikan pada cabang olahraga renang O2SN Nasional 2026. Hanya diwakili oleh dua atlet—masing-masing satu putra dan satu putri—keduanya sukses mempersembahkan kepingan medali.
Selain Kalula, kebanggaan Jawa Barat juga disumbangkan oleh atlet asal Kabupaten Tasikmalaya. Nafal Raya Tri Shindid, siswa SMP Negeri 1 Rajapolah, tampil impresif di sektor putra. Nafal sukses mengamankan medali emas di nomor 50 meter gaya punggung dengan catatan waktu 27,84 detik. Ia juga menambah koleksi medali perak pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dengan raihan waktu 27,56 detik.
Keberhasilan Kalula dan Nafal menjadi catatan yang sangat positif bagi pembinaan olahraga pelajar di Jawa Barat. Prestasi mentereng ini mengirimkan pesan kuat bahwa atlet-atlet muda yang lahir dan dibina di daerah memiliki daya juang dan kualitas yang setara untuk mengalahkan dominasi atlet dari kota-kota besar.
Bagi Kabupaten Garut secara khusus, pencapaian Kalula memantik rasa bangga yang luar biasa. Medali emas dan perunggu yang diraihnya tidak hanya mengharumkan nama almamater SMPN 2 Tarogong Kidul dan klub Junior Aquatic Sport Garut, tetapi juga mengangkat pamor Kabupaten Garut di peta olahraga akuatik nasional.
Ke depan, dengan usianya yang masih belia, Kalula diharapkan mendapat dukungan pembinaan yang berkesinambungan. Raihan di ajang O2SN 2026 ini menjadi batu loncatan baginya untuk terus mengembangkan kemampuan, mengasah mental bertanding, dan bersiap menjadi salah satu perenang andalan Jawa Barat di masa mendatang. (Yuyus)



.png)





























