GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka peluang kerja sama dengan Telkomsel Enterprise untuk mempercepat digitalisasi pemerintahan. Teknologi tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki pelayanan publik, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Abdusy Syakur mengatakan digitalisasi harus menghasilkan perubahan yang terasa bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Garut, kata dia, ingin pelayanan publik bergerak lebih cepat, transparan, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi.
Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja dan audiensi jajaran Telkomsel Enterprise di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat, 14 Agustus 2026.
“Alhamdulillah tadi diskusi sangat menarik. Semoga dalam waktu dekat kita akan diskusi lebih detail dan bisa terealisasikan harapan kami,” ujar Abdusy Syakur.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah solusi digital yang berpotensi diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu sasaran utamanya adalah mengoptimalkan pengelolaan layanan dan potensi daerah agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD.
Bagi Abdusy Syakur, digitalisasi tidak cukup berhenti pada pemindahan layanan konvensional ke platform digital. Teknologi harus menjadi alat untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.
Pengelolaan data menjadi salah satu kunci. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat memperoleh informasi secara lebih cepat untuk mendukung pelayanan dan pengambilan keputusan. Pada saat yang sama, potensi pendapatan daerah dapat dipetakan dan dikelola secara lebih optimal.
Abdusy Syakur mengapresiasi tawaran Telkomsel Enterprise. Ia berharap pembicaraan tersebut segera berlanjut ke tahap teknis sehingga gagasan digitalisasi tidak berhenti sebagai wacana.
“Semoga dalam waktu dekat kita akan diskusi lebih detail dan bisa terealisasikan harapan kami,” katanya.
Menurut dia, kerja sama teknologi harus berujung pada manfaat konkret bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga perlu memastikan setiap solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan Garut.
Dari pihak Telkomsel Enterprise, Vice President-Government and Healthcare Account Management Budi Mulia mengatakan banyak peluang kerja sama yang muncul dari pertemuan tersebut. Telkomsel, kata dia, siap menawarkan solusi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“Tadi hasil diskusinya banyak hal yang bisa dilakukan. Mudah-mudahan insyaallah niat kita ini bisa segera direalisasikan dan bisa membawa kemaslahatan, tidak hanya bagi warga Garut tetapi Jawa Barat dan Indonesia,” ujar Budi.
Budi menilai pemanfaatan teknologi dapat memperkuat efektivitas pelayanan publik sekaligus membantu pemerintah mengoptimalkan potensi pendapatan. Namun, implementasinya membutuhkan pembahasan lebih lanjut antara Telkomsel dan Pemkab Garut.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki bentuk kerja sama digitalisasi di Kabupaten Garut. Pemkab Garut masih perlu merumuskan kebutuhan, skema penerapan, serta target yang hendak dicapai.
Abdusy Syakur menempatkan digitalisasi sebagai bagian dari agenda pembenahan pelayanan pemerintahan. Ukurannya bukan sekadar hadirnya aplikasi atau sistem baru, melainkan seberapa jauh teknologi mampu memangkas proses yang tidak efisien, memperbaiki layanan, dan memperbesar ruang bagi daerah mengoptimalkan PAD. (Trabela Sikda Naura)



.png)




























