Opini

Ngonten Cocok untuk Pensiunan, Modal Waktu dan Pengalaman Jadi Kekuatan Utama

×

Ngonten Cocok untuk Pensiunan, Modal Waktu dan Pengalaman Jadi Kekuatan Utama

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pensiunan ngonten.

NGONTEN atau membuat konten digital dinilai cocok bagi kalangan pensiunan karena memiliki waktu luang lebih banyak serta pengalaman hidup yang panjang untuk dibagikan. Aktivitas ini dapat dilakukan dengan ritme santai, tidak membutuhkan tenaga besar, dan bisa dikerjakan dari mana saja. Meski hasilnya tidak instan, konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun audiens.

Bagi sebagian orang, masa pensiun identik dengan berkurangnya aktivitas produktif. Namun, perkembangan media sosial dan platform digital membuka ruang baru bagi para pensiunan untuk tetap berkarya.

Dengan jam kerja formal yang telah usai, pensiunan memiliki fleksibilitas waktu yang tidak lagi terikat rutinitas kantor. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menekuni dunia konten secara bertahap dan konsisten.

Baca Juga:   Perubahan Perilaku dan Komunikasi Digital di Era New Normal

“Yang kita punya saat ini adalah waktu dan cerita panjang kehidupan kita,” menjadi pandangan yang banyak digaungkan dalam diskusi tentang peran pensiunan di ruang digital.

Berbeda dengan generasi muda yang mengandalkan energi dan tren, kalangan pensiunan memiliki keunggulan pada sisi pengalaman dan kedewasaan perspektif. Dalam ekosistem konten, pengalaman hidup sering kali menghadirkan nilai yang lebih mendalam dibanding sekadar konten yang mengejar viralitas sesaat.

Baca Juga:   Apa Benar Pancasila yang Mengusir Warga Bangsa? (Catatan: Asep Lukman)

Konten yang dibagikan pun dapat beragam, mulai dari kisah perjalanan hidup, tips keuangan dan karier, hobi, keterampilan, hingga refleksi kehidupan. Dengan pendekatan yang otentik, konten dari pensiunan berpotensi membangun kedekatan emosional dengan audiens.

Meski demikian, proses membangun kanal atau akun digital tidak selalu menghasilkan respons cepat. Pertumbuhan audiens biasanya berlangsung perlahan pada tahap awal. Karena itu, konsistensi dan kesabaran menjadi faktor penting.

Baca Juga:   Mas Dar (Sudaryono)... Pemersatu HKTI! (Oleh: Entang Sastraatmadja)

Lebih dari sekadar mengikuti tren, aktivitas ngonten bagi pensiunan juga dipandang sebagai ruang untuk kembali menyuarakan gagasan dan pengalaman yang dimiliki. Di tengah arus informasi yang cepat, kehadiran suara yang matang dan reflektif dinilai memberi warna tersendiri dalam dunia digital. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *