Politik

Demokrat Jabar Mulai Panaskan Mesin Politik, Target Siapkan 8.000 Saksi untuk Pemilu 2029

×

Demokrat Jabar Mulai Panaskan Mesin Politik, Target Siapkan 8.000 Saksi untuk Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Demokrat Jabar mulai panaskan mesin politik, target siapkan 8.000 saksi untuk Pemilu 2029.

GOSIPGARUT.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat mulai mematangkan persiapan menghadapi Pemilu 2029 dengan menargetkan pembentukan sekitar 8.000 saksi di seluruh tempat pemungutan suara (TPS). Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi menjaga suara partai sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi sejak dini.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mengatakan kebutuhan saksi tidak bisa dipersiapkan secara mendadak. Menurut dia, proses rekrutmen dan pembinaan harus dilakukan jauh sebelum tahapan pemilu dimulai agar partai memiliki sumber daya yang siap bertugas di setiap TPS.

“Jangan sampai nanti saat dibutuhkan kita tidak punya saksi. Kebutuhannya sekitar 8.000 saksi, kalau orangnya belum disiapkan dari sekarang, nanti akan kesulitan,” kata Anton.

Baca Juga:   Sentra Gakumdu Garut Masih Dalami Kasus Kampanye Kades Cimareme

Ia menargetkan seluruh kebutuhan saksi sudah terpenuhi paling lambat pada 2027. Dengan demikian, Partai Demokrat memiliki waktu yang cukup untuk memfokuskan diri pada strategi pemenangan lainnya menjelang Pemilu 2029.

Anton menilai keberadaan saksi merupakan salah satu faktor penting dalam mengawal hasil pemungutan suara. Menurutnya, suara yang telah diperoleh partai harus dijaga hingga proses penghitungan selesai agar tidak terjadi kehilangan suara yang dapat memengaruhi hasil akhir.

Selain menyiapkan saksi, Demokrat Jawa Barat juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif. Saat ini, partai memiliki empat kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat. Ke depan, Demokrat berharap dapat memperoleh kursi dari seluruh daerah pemilihan yang menjadi target sehingga kekuatan politik partai di tingkat provinsi semakin meningkat.

Baca Juga:   Ketua DPD Golkar Garut pun Prediksi Dapat Tiga Kursi di Dapil 3

Anton juga mengingatkan seluruh kader untuk menjadikan pengalaman pemilu sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Ia menyebut Demokrat pernah meraih kemenangan besar pada Pemilu 2009, namun kemudian mengalami penurunan suara pada pemilu berikutnya.

“Kita pernah juara, kita juga tahu kenapa kemudian mengalami penurunan. Dari pengalaman itu kita belajar agar pada 2029 bisa kembali meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Anton, evaluasi terhadap perjalanan partai menjadi bekal penting dalam menyusun strategi yang lebih efektif, mulai dari penguatan struktur organisasi hingga pengamanan suara di lapangan.

Baca Juga:   Tiga Bakal Calon Bupati Garut Berebut Rekomendasi DPP PAN, Ada Nama Hilman Umar Basori dan Enjang Tedi

Ketika ditanya mengenai peluang dirinya maju dalam kontestasi politik yang lebih tinggi, Anton memilih tidak berspekulasi. Ia mengatakan setiap ikhtiar harus disertai doa, sementara hasil akhirnya diserahkan kepada kehendak Tuhan.

Di sisi lain, Anton menegaskan dirinya tetap fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, khususnya di Komisi I. Bersamaan dengan itu, ia terus mendorong penguatan mesin partai agar Demokrat memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi Pemilu 2029. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *