GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan hanya diukur dari absensi, tetapi juga dari komitmen dan kinerja nyata. Hal itu ia sampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Senin (15/9/2025).
Dalam amanatnya, Syakur mengapresiasi peningkatan signifikan tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menyebut, rata-rata kehadiran yang semula berada di angka 60–70 persen pada awal tahun kini sudah melonjak hingga 95 persen.
“Alhamdulillah ada peningkatan sejauh ini serta perlu dipertahankan,” ujarnya.
Meski begitu, Bupati memberikan catatan khusus kepada sejumlah dinas yang memiliki karakteristik kerja berbeda, seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. Menurutnya, jam kerja di instansi tersebut harus disesuaikan dengan pola tugas masing-masing.
Untuk itu, Syakur meminta Diskominfo dan BKD menyusun standar jam kerja yang lebih relevan. Ia juga mengingatkan bahwa absensi ASN kini terekam secara digital, sehingga setiap kehadiran memiliki jejak yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun, Syakur menekankan, kehadiran fisik hanyalah permulaan.
“Sekarang kita berbicara kuantitasnya berdasarkan hadir/tidaknya. Ke depannya kita berbicara hadir/tidaknya apakah dia melaksanakan tugasnya atau tidak,” tegasnya.
Dengan demikian, arah evaluasi ASN di Garut akan beralih dari sekadar menilai angka kehadiran menuju pada kualitas kinerja dan produktivitas. ***



.png)












