GOSIPGARUT.ID — Pembangunan Jembatan Cidarengdeng di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, telah memasuki babak akhir. Jembatan vital yang menautkan Desa Mekarsari dan Desa Lengkongjaya tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada 5 Oktober 2026 dan siap mengurai dahaga konektivitas serta memacu urat nadi perekonomian warga pedesaan.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin turun langsung meninjau kondisi fisik proyek pada Senin, 28 September 2026. Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail, sidak lapangan ini digelar demi memastikan pengerjaan berjalan presisi, kokoh, dan tidak meleset dari tenggat kontrak.
Syakur menegaskan, rampungnya jembatan ini sudah teramat lama ditunggu masyarakat. Selama ini, keterbatasan sarana penyeberangan kerap menyandera laju mobilitas dan rantai pasok warga.
”Semoga jalan ini bisa selesai karena akan membantu transportasi mobilisasi masyarakat. Ini adalah salah satu jembatan yang dibuat sesuai dengan standar kita yang kuat, insya Allah supaya bisa dilewati kendaraan yang agak lumayan,” ujar Syakur di lokasi peninjauan, Senin.
Dari segi teknis, Jembatan Cidarengdeng dibangun dengan spesifikasi penampang lebar sekitar 4 meter. Bentang ini dirancang khusus agar tak sekadar pasrah dilewati kendaraan roda dua, melainkan sanggup menopang truk dan armada angkutan logistik bermuatan sedang yang mengangkut komoditas pertanian lokal.
Kepala Dinas PUPR Garut Agus Ismail menyebut infrastruktur ini sebagai sumbu utama pergerakan barang dan jasa antar-desa. Menurut dia, pemenuhan target waktu penyelesaian tanpa mengorbankan mutu bangunan menjadi harga mati.
”Kalau berdasarkan kontrak, ini tanggal 5 Oktober selesai. Harapannya tentu saja ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan juga masyarakat bisa ikut memelihara terkait dengan keberadaan jembatan ini,” kata Agus.
Kecamatan Karangpawitan dikenal sebagai salah satu sentra pergerakan ekonomi perdesaan di Garut. Sebelum revitalisasi dilakukan, sempit dan terbatasnya kapasitas jembatan lama menjadi salah satu batu ganjalan utama distribusi hasil bumi menuju pasar-pasar daerah.
Hadirnya Jembatan Cidarengdeng yang baru diproyeksikan bakal secara signifikan memangkas biaya transportasi serta waktu tempuh warga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat Desa Mekarsari dan Lengkongjaya untuk menumbuhkan rasa memiliki dengan merawat aset publik tersebut agar daya guna jembatan dapat bertahan lama. ***



.png)















