Berita

Korwil Pendidikan Cisewu, dari Urus Administrasi hingga Mengguncang Panggung Budaya

×

Korwil Pendidikan Cisewu, dari Urus Administrasi hingga Mengguncang Panggung Budaya

Sebarkan artikel ini
Jajaran panitia khitanan massal Korwil Pendidikan Kecamatan Cisewu berfoto bersama seusai kegiatan. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Korwil Pendidikan Cisewu tak lagi sebatas penghubung antara Dinas Pendidikan dan sekolah. Di bawah komando Agus Rajab, S.Pd., M.M., wajah pendidikan di selatan Garut ini tampil lebih dinamis. Dari program penguatan guru, festival budaya, hingga aksi sosial, semua diramu menjadi gerakan yang menyentuh masyarakat.

Bahkan, pada peringatan HUT ke-80 RI, Korwil Pendidikan Cisewu sukses menggelar lomba paduan suara yang mengguncang halaman Kantor Kecamatan Cisewu.

“Korwil bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana pendidikan memberi dampak sosial dan budaya,” kata Agus ketika ditemui di sela kegiatan, pekan lalu.

Guru dibina, Kurikulum Merdeka diperkuat

Pada 19 September 2023, aula SDN 1 Cisewu dipenuhi puluhan guru SD. Mereka mengikuti pembinaan dan rapat bulanan tentang Kurikulum Merdeka. Forum itu menjadi ruang diskusi, bagaimana konsep merdeka belajar bisa diterapkan di sekolah pelosok. “Guru harus menjadi garda terdepan perubahan,” tegas Agus.

Baca Juga:   Polsek Karangpawitan Ringkus Dua Pria yang Mengeroyok Pedagang Bubur di Kampung Cogreg

Sebulan kemudian, Korwil Pendidikan Cisewu menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) pada 27 September 2023. Sebanyak 143 peserta dari 27 sekolah beradu kreativitas dalam lomba pupuh, dongeng, biantara, hingga ngabodor. Semua menggunakan bahasa Sunda. “Bahasa ibu bukan sekadar komunikasi, tapi identitas,” ujar Agus.

Perayaan kemerdekaan kali ini terasa berbeda. 5 Agustus 2025, halaman Kantor Kecamatan Cisewu disulap jadi panggung lomba paduan suara. Puluhan grup dari berbagai sekolah dan organisasi guru unjuk kebolehan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Agus yang juga menjabat Ketua PGRI Cisewu menyebut acara ini sebagai simbol kebersamaan.

Baca Juga:   Korwil Pendidikan Cisewu Sukses Gelar Festival Keluarga PAUD 2024, Ini Pemenangnya

“Ini bukan sekadar lomba, tapi cara kita merawat semangat kemerdekaan melalui harmoni,” ujarnya.

Khitanan massal: Pendidikan yang peduli sosial

Tak hanya soal kurikulum dan lomba, Korwil Cisewu juga aktif di ruang sosial. Khitanan massal pernah digelar dua kali, 2019 dan 2021, melibatkan anak-anak dari sembilan desa. Setiap peserta mendapat uang kenang-kenangan dan baju koko. “Kami ingin menunjukkan pendidikan hadir untuk semua lapisan masyarakat,” kata Agus.

Momentum Hari PGRI ke-77 pada November 2022 juga dikemas unik: senam aerobik, bulutangkis, jalan santai, hingga tarian TK. Simbolik pemberian payung kepada kepala sekolah menjadi pesan sederhana: guru harus dilindungi. Di kesempatan itu, Korwil juga menggalang bantuan untuk korban gempa Cianjur.

Baca Juga:   Dengan Membawa Rangsel, Pemudik Sepeda Motor Tampak Mengalir ke Garut

April 2025, PGRI Cabang Cisewu punya pengurus baru. Agus Rajab terpilih sebagai ketua melalui aklamasi. Fokus utamanya adalah peningkatan profesionalisme guru, advokasi pendidikan, dan kesejahteraan anggota.

Kini, Korwil Pendidikan Cisewu telah keluar dari bayang-bayang meja birokrasi. Ia tampil sebagai penggerak pendidikan, budaya, dan sosial. “Sekolah harus jadi pusat nilai, bukan sekadar tempat belajar,” tutur Agus menutup obrolan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *