Berita

Dengan Membawa Rangsel, Pemudik Sepeda Motor Tampak Mengalir ke Garut

×

Dengan Membawa Rangsel, Pemudik Sepeda Motor Tampak Mengalir ke Garut

Sebarkan artikel ini
Pemudik sepeda motor tampak mengalir ke Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah pemudik dengan menggunakan sepeda motor tampak mengalir di jalur selatan Bandung-Garut. Para pemudik itu mengarah ke Garut dari arah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Mereka tampak membawa ransel besar dan barang lainnya yang diikatkan ke jok motor.

“Kalau sekarang siang ini arus lalu lintas masih normal, sore nanti kita lihat situasi,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa, Rabu (5/5/2021).

Sejak Selasa (4/5/2021) malam, para pemudik sepeda motor itu memang terlihat mulai dari Kota Bandung hingga ke Kabupaten Bandung. Arus lalu lintas pun sempat mengalami antrean di Bundaran Cibiru.

Baca Juga:   Gudang Bekas Pabrik Tahu di Garut Ludes Terbakar, Mobil Carry dan Dua Sepeda Motor Jadi Arang

Erik mengatakan, para pemudik yang menggunakan sepeda motor itu pun nantinya tak akan lolos dari pengawasan petugas kepolisian pada saat mudik dilarang mulai Kamis (6/5/2021).

Tindakan kepada para pemudik itu pun tetap sama dengan pemudik yang lain, yakni diputarbalikkan oleh petugas kepolisian.

“Jadi sama tetap kita putar balikkan di titik penyekatan semua jalur batas kabupaten ke wilayah tetangga,” kata Erik.

Baca Juga:   Tindakan Polisi Atasi Demo Anarkis di Mapolda Jabar, Aktivis: Terukur dan Persuasif

Sejauh ini ia pun belum bisa memastikan kapan akan adanya lonjakan pemudik yang melintasi Kabupaten Bandung. Apabila nanti nampak ada peningkatan volume, maka penyekatan akan dimulai.

“Bila ada peningkatan, kita akan lakukan penyekatan mulai pukul 16.00 WIB, belum tahu kapan meningkatnya karena masyarakat mungkin masih kerja,” kata Erik. (Mrdk)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *