Opini

Membaca Kemungkinan Peluang Terbentuknya Dua Poros dalam Pilpres 2024

×

Membaca Kemungkinan Peluang Terbentuknya Dua Poros dalam Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini
Galih F. Qurbany.

Oleh: Galih F. Qurbany

INDONESIA akan menghadapi tantangan yang signifikan dalam menjaga demokrasi dan stabilitas politik.

Hal ini dapat kita lihat dari indikasi adanya statemen dari tokoh politik nasional, terutama dari kelompok pengusung Capres Prabowo Subianto yang tergabung dalam Koalisi Indanesia Maju (KIM) dan kelompok pengusung Capres Ganjar Pranowo (belum ada nama koalisi), yang mewacanakan adanya koalisi antar dua kekuatan tersebut dalam menyambut pemilihan presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024.

Baca Juga:   Hari Jadi Garut 208, Semoga Sejarah Tak Berulang (Catatan: Hasanuddin)

Pada dasarnya, terbentuknya dua poros atau kubu yang kuat, dapat memicu persaingan yang ketat di antara kandidat-kandidat calon presiden. Namun pada saat yang sama, juga berpotensi meningkatkan risiko polarisasi politik dan disintegrasi sosial di Indonesia.

Hipotesis ini dapat dicermati dengan menunjukkan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi dalam konteks Pilpres 2024. Pertama, terbentuknya dua poros atau kubu yang kuat dapat memperkukuh demokrasi karena calon presiden akan harus menawarkan program-program yang lebih komprehensif dan mencakup isu-isu yang beragam untuk menarik dukungan masyarakat secara umum.

Baca Juga:   Lewat Ceramah Berbahasa Sunda, Popularitas Da'i Asal Garut Ini Bisa Mendunia

Namun, pada saat yang sama, kemungkinan terbentuknya polarisasi politik sangat besar sebagaimana pernah terjadi pada pemilu sebelumnya di tahun 2019. Di mana, polarisasi masyarakat masih terasa hingga saat ini. Bahkan jika kondisi ini benar- benar akan terulang lagi, bisa jadi simbol polarisasi yang bernama Kadrun vs Cebong bertansformasi dan bermetamorfosis dalam bentuk dan sebutan berbeda namun tetap menimbulkan permbelahan yang signifikan dan sulit dihindarkan.

Baca Juga:   IPM Garut Rendah Biasa, Bupati Marah Luar Biasa (Catatan Hasanuddin)
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *