Nasional

Survei: Prabowo Subianto Dianggap Pemimpin yang Mampu Tumbuhkan Ekonomi

×

Survei: Prabowo Subianto Dianggap Pemimpin yang Mampu Tumbuhkan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa saat memaparkan hasil survei LSI Denny JA periode 3–14 Mei 2023 di Jakarta, Senin (29/5/2023).

GOSIPGARUT.ID — Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan mayoritas responden menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merupakan sosok pemimpin kuat yang mampu menumbuhkan ekonomi Indonesia sehingga elektabilitasnya sebagai capres mengungguli tokoh-tokoh lainnya.

“Di antara tiga capres, Prabowo Subianto merupakan calon presiden (capres) yang dinilai atau lebih mengesankan pemimpin kuat yang dapat menumbuhkan ekonomi,” kata Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa, dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (29/5/2023).

Ia menyampaikan karena penilaian tersebut, elektabilitas Prabowo sebagai calon presiden di Pilpres 2024 berada di urutan pertama dengan perolehan dukungan sebesar 56,2 persen.

Berikutnya di posisi kedua, ada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 18,7 persen, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di urutan ketiga dengan elektabilitas sebesar 14,8 persen.

Baca Juga:   Peneliti LSI: Elektabilitas Pasangan Helmi-Yudi Ungguli Syakur-Putri untuk Pilkada Garut 2024

Ardian menyampaikan elektabilitas Prabowo sebagai capres menduduki posisi pertama di kategori populasi umum. Elektabilitas Prabowo di kategori populasi umum sebesar 33,9 persen itu berhasil mengungguli perolehan elektabilitas Ganjar yang mencapai 31,9 persen dan Anies 20,8 persen.

Meskipun begitu, dalam survei terkait dengan elektabilitas beberapa tokoh yang berpotensi menjadi capres berdasarkan kedekatan mereka dengan media, Ganjar menduduki peringkat nomor satu.

“Elektabilitas Ganjar sebesar 36,4 persen, diikuti Prabowo dengan 28,3 persen, dan Anies dengan 25,1 persen,” ujar Ardian.

Baca Juga:   Omada di ISPE 2025, Mendorong Transformasi Digital dengan Solusi Jaringan Terintegrasi

Ia menyampaikan beberapa alasan yang membuat Prabowo lebih banyak dinilai oleh responden sebagai pemimpin kuat dalam menumbuhkan ekonomi di Tanah Air dibandingkan Ganjar.

Ardian mengatakan berdasarkan riset kualitatif dari LSI Denny JA diketahui bahwa posisi Ganjar sebagai petugas partai melemahkan figur Ganjar di hadapan Prabowo yang merupakan pendiri dan ketua umum partai.

“Petugas partai tidak mengesankan pemimpin yang kuat, pemimpin yang mandiri, pengendali partai, apalagi pengendali pemerintah,” kata dia.

Berikutnya, terkait dengan rekam jejak kepemimpinan, Prabowo memiliki kesan di mata masyarakat sebagai pemimpin yang lebih diterima di spektrum politik yang lebih luas sehingga memiliki kekuatan untuk memulai kebangkitan ekonomi Indonesia.

Baca Juga:   Gibran Fenomenal, Fenomena Gibran (Catatan: Asep Lukman Abu Arkansya)

“Selain itu, rekam jejak cita-cita Prabowo soal ekonomi Indonesia menjadi ‘Macan Asia’ sudah dikenal luas sejak Pilpres 2014 atau sembilan tahun yang lalu. Prabowo dianggap sudah lebih lama dan intens tenggelam dalam cita-cita membangkitkan ekonomi Indonesia untuk lebih menonjol di tingkat dunia,” ujar Ardian.

Survei LSI Denny JA itu dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terhadap 1.200 responden di seluruh Indonesia pada 3–14 Mei 2023. Survei itu memiliki margin of error sebesar 2,9 persen. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *