Berita

Sukajaya, Desa Kelima di Kecamatan Cisewu Garut yang Memiliki Mobil Siaga

×

Sukajaya, Desa Kelima di Kecamatan Cisewu Garut yang Memiliki Mobil Siaga

Sebarkan artikel ini
Mobil Siaga yang dimiliki Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kecamatan Cisewu di Kabupaten Garut bagian selatan, terdiri dari sembilan desa. Dari kesembilan desa itu, lima di antaranya sudah memiliki mobil siaga untuk mengantisipasi persoalan warganya. Dan Sukajaya merupakan desa kelima yang memiliki mobil siaga tersebut.

Hampir bersamaan dengan Desa Panggalih, Sukajaya pun mengalokasikan dana desa (DD) tahun 2022 pada pembelian mobil siaga bermerk Daihatsu Grandmax. Bedanya, kalau Panggalih mengalokasikan DD-nya di tahap pertama, sementara Sukajaya di tahap dua. Namun besaran anggaran yang dironggoh kedua desa itu sama, yakni sekitar Rp200 juta lebih.

“Perbedaan lainnya, yaitu dalam hal warna. Kalau mobil siaga milik Desa Panggalih warnanya hitam, sementara warna mobil siaga yang kami punya adalah putih. Kami hanya ingin berbeda dari yang lain memilih warna putih, sebab kebanyakan warna mobil siaga adalah hitam,” kata Kades Sukajaya, Pujarsono, setengah berkelakar.

Baca Juga:   Longsor di Cisewu Hancurkan Rumah Warga dan Sawah, Begitu juga Hewan Peliharaan Ikut Jadi Korban

Saat dihubungi pada Jumat pagi (2/9/2022), Pujarsono masih berada di rumahnya yang tidak jauh dari Kantor Desa Sukajaya. Mobil siaga warna putih dengan plat nomor masih menggunakan nomor dealer, tampak terparkir di depan rumahnya.

Menurut Pujarsono, mobil siaga itu baru beberapa hari datang dari dealer, maka plat nomornya pun masih menggunakan yang dikeluarkan dealer. Sementara plat nomor dinas (plat merah) yang nantinya akan dipakai oleh mobil siaga itu masih dalam proses di Kantor Samsat Garut.

Baca Juga:   Kunjungi Almamaternya di Cisewu, Anggota DPRD Jabar Ajarkan Demokrasi hingga Bantu Pembangunan Masjid Sekolah

“Mobil siaga ini rasanya akan digunakan (paling banyak) oleh warga yang sakit, karena umumnya di desa-desa itu tidak ada mobil ambulans. Seperti di Desa Sukajaya, sangat kesulitan apabila ada warga yang sakit harus secepatnya dirujuk ke rumah sakit. Nah, dengan adanya mobil siaga ini, satu persoalan warga sedikit teratasi,” ujarnya.

Baca Juga:   Duh, Kematian Akibat Covid-19 di Garut Meluas di 41 Kecamatan

Pujarsono menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan seorang sopir yang diberi surat tugas untuk mengoperasikan mobil siaga itu. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *