Berita

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang di Sukaresmi

×

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang di Sukaresmi

Sebarkan artikel ini
Jembatan di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, putus akibat diterjang banjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 6 November 2021. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang yang mengakibatkan jembatan rusak dan warga satu kampung terisolasi di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi.

“Kita telah menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Ia menuturkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari itu untuk penanggulangan seperti membersihkan pemukiman warga dan memperbaiki jembatan yang rusak akibat diterjang banjir.

Baca Juga:   Banjir Bandang Terjang Garut Selatan, Legislator Ade Kaca Soroti Maraknya Alih Fungsi Hutan

Menurut Nurdin, perbaikan jembatan itu akan berlangsung cukup lama, jika tujuh hari tidak cukup maka akan diperpanjang sampai kondisi jembatan dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

“Karena memang yang paling berat itu untuk rekonstruksi jembatan, itu kan pasti memerlukan waktu yang panjang, kalau itu belum selesai, kita perpanjang lagi,” ujarnya.

Nurdin menyampaikan, pemerintah daerah akan berupaya membangun kembali jembatan dengan komposisi yang bagus agar kuat meskipun cukup berat untuk merealisasikannya.

Baca Juga:   Polres Garut Bagikan 2000 Paket Beras kepada Warga Terdampak Covid-19

“Kita maunya langsung dibuat dengan komposisi yang bagus, namun agak berat juga, yang penting kita upayakan agar segera ada akses masyarakat,” katanya.

Nurdin mengungkapkan dampak bencana banjir di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi itu menyebabkan 335 kepala keluarga terisolasi karena jembatan sebagai akses utama masyarakat tidak bisa dilewati kendaraan bermotor.

“Saat ini ada 335 KK yang terisolir akibat rusaknya jembatan,” katanya.

Baca Juga:   Banjir Bandang Landa Kawasan Braga Bandung, 150 Orang Dievakuasi

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Garut pada Sabtu (6/11/2021) petang membuat aliran Sungai Pelag di Kecamatan Sukaresmi meluap dan merusak jembatan kemudian menggenangi pemukiman rumah penduduk.

Banjir yang terjadi di kawasan sekitar kaki pegunungan itu hanya menyebabkan kerusakan pada jembatan, rumah warga, dan tidak menimbulkan korban jiwa. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *