Politik

PPP Garut Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, PAC dan Ranting Jadi Ujung Tombak

×

PPP Garut Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, PAC dan Ranting Jadi Ujung Tombak

Sebarkan artikel ini
Pengurus PPP Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Penguatan dilakukan dari tingkat bawah melalui pendidikan politik dan konsolidasi kader yang melibatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus Ranting se-Daerah Pemilihan (Dapil) 2.

Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 6 September 2026. Ketua DPC PPP Kabupaten Garut Ayi Suryana memimpin langsung pendidikan politik itu. Selain memperkuat pemahaman kader mengenai organisasi dan politik, kegiatan menjadi bagian dari persiapan awal PPP Garut menghadapi kontestasi Pemilu 2029.

Ayi mengatakan PAC dan Ranting memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Struktur partai di tingkat kecamatan dan desa, kata dia, menjadi ujung tombak untuk menjalankan program sekaligus menyerap aspirasi warga.

“PAC dan Ranting merupakan mesin utama pemenangan. Karena itu, penguatan struktur di akar rumput harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Ayi.

Baca Juga:   Ikah Ratikah Dilantik Jadi Anggota DPRD Garut dari PPP Gantikan Agus Hamdani

Menurut Ayi, konsolidasi tidak boleh dilakukan hanya menjelang pemilu. PPP harus memiliki aktivitas yang terus berjalan dan dirasakan masyarakat. Kader diminta hadir melalui kerja organisasi dan kegiatan sosial.

“Jangan sampai kader hanya aktif ketika pemilu. Keberadaan PPP harus terus dirasakan masyarakat melalui kerja nyata dan kegiatan sosial,” katanya.

Ayi juga meminta kader di Dapil 2 memperkuat soliditas internal. Komunikasi dengan masyarakat harus diperluas. Aktivitas organisasi di tingkat kecamatan hingga desa dinilai perlu terus dihidupkan.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya membangun kembali kekuatan PPP di tingkat akar rumput. Struktur partai tidak hanya dituntut aktif secara administratif, tetapi juga mampu menjadi penggerak kegiatan dan pengabdian di wilayah masing-masing.

Dalam pendidikan politik tersebut, kader mendapatkan sejumlah materi. Di antaranya ideologi dan nilai perjuangan PPP, regulasi kepartaian, komunikasi politik, pemanfaatan media sosial, penguatan struktur organisasi, serta strategi pemenangan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga:   Kader Asal Garut Yudi Muhammad Aulia: PPP Sudah Capai Bertikai, Saatnya Bersatu di Bawah Mardiono

Ayi menilai peningkatan kapasitas kader penting untuk membangun kesamaan visi di seluruh jajaran partai. Pengetahuan politik dan organisasi, menurut dia, harus diterjemahkan menjadi aktivitas konkret setelah peserta kembali ke wilayah masing-masing.

“Pengetahuan yang diperoleh jangan hanya berhenti dalam forum pendidikan politik. Harus diterapkan melalui aktivitas organisasi dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ayi.

Ia menargetkan PPP Garut dapat bangkit dan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat. Target tersebut, menurut Ayi, tidak cukup dicapai dengan strategi politik menjelang pemilu. Kerja kader di lapangan menjadi penentu.

“Kita targetkan PPP Garut bangkit dan kembali menjadi pilihan utama masyarakat. Kuncinya adalah kerja nyata kader di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga:   PDIP Garut Targetkan Raih Tujuh Kursi DPRD pada Pemilu 2029, Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat RW

Pendidikan politik itu sekaligus menjadi forum konsolidasi internal DPC PPP Kabupaten Garut. Persiapan menuju Pemilu 2029 mulai diarahkan sejak sekarang, bukan ketika tahapan pemilu semakin dekat.

Penguatan kader, pembenahan struktur, komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan organisasi tetap aktif hingga tingkat desa menjadi agenda yang didorong DPC PPP Garut.

Kegiatan tersebut diikuti pengurus DPC PPP Kabupaten Garut, Ketua PAC, pengurus Ranting, serta sejumlah tokoh dan simpatisan PPP dari wilayah Dapil 2.

Dengan konsolidasi dari tingkat bawah, PPP Garut mencoba membangun kembali kekuatan organisasi sebelum pertarungan politik 2029 dimulai. Struktur yang solid dan kader yang aktif di tengah masyarakat menjadi modal yang kini tengah dipersiapkan. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *