Kesehatan

Pemkab Garut Klaim Kasus Covid-19 Makin Terkendali Usai PPKM

×

Pemkab Garut Klaim Kasus Covid-19 Makin Terkendali Usai PPKM

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengklaim kasus Covid-19 makin terkendali usai diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Berdasarkan data per Selasa (17/8), jumlah pasein Covid-19 yang masih aktif di daerah itu tercatat ada 410 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, kasus Covid-19 di daerahnya terus menurun. Turunnya kasus Covid-19 bukan semata karena pengetesan yang turun, melainkan juga karena dari pengetesan yang dilakukan hanya sedikit yang hasilnya positif.”Tracing terus kita lakukan. Tapi saat dites, banyak yang negatif,” kata dia, Rabu (18/8/2021).

Leli mencontohkan, dalam beberapa hari ke belakang, petugas survailans dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan penelusuran kontak erat dari satu pasien Covid-19 di wilayah Kecamatan Banyuresmi. Dari hasil penelusuran itu, ditemukan terdapat 15 kontak erat. Namun, setelah dilakukan pengetesan, seluruh kontak erat itu negatif Covid-19.

Baca Juga:   Garut Yakin Penghargaan Swasti Saba Wistara Bisa Diraih

Menurut dia, turunnya kasus Covid-19 ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Garut, tapi juga merata di berbagai daerah lain. Artinya, ada dampak positif dari penerapan PPKM.

Leli mengakui, masih ada sejumlah kontak erat pasien Covid-19 yang menolak dites. Namun, secara umum turunnya kasus Covid-19 memang karena tak ada kasus.

Positivity rate kita juga sudah cenderung turun. Sekarang di kisaran 25 persen,” kata dia.

Baca Juga:   Lama Tidak Dipakai, Gedung Korpri Garut Tak Ubahnya Sarang Hantu

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Garut hingga kemarin, total kasus Covid-19 di daerah itu berjumlah 24.090 kasus, bertambah 51 kasus dari sehari sebelumnya. Dari total kasus itu, sebanyak 313 orang masih menjalani isolasi mandiri, 97 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 22.535 orang sembuh, dan 1.145 orang meninggal dunia.

Sementara keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit berada di angka 13,62 persen. Dari total 734 unit tempat tidur yang tersedia, terdapat 100 unit yang digunakan untuk merawat pasien Covid-19. (ROL)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *