GOSIPGARUT.ID — Bupati Abdusy Syakur Amin berbincang langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi (HJ) ke-213 Kabupaten Garut, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Garut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan penyakit menular.
Dalam dialog yang berlangsung santai namun substantif itu, Bupati Abdusy Syakur menanyakan sejumlah poin terkait motivasi serta fokus layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Nah, motivasi itu poin yang pertama itu apa?” tanya Syakur.
Menjawab hal tersebut, Leli Yuliani menyampaikan bahwa dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya pembatasan konsumsi karbohidrat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Selain itu, Leli memaparkan sejumlah penyakit yang menjadi perhatian utama, di antaranya hipertensi, obesitas, diabetes, hingga tuberkulosis (TBC).
“Bahaya dari hipertensi dan diabetes itu bisa menimbulkan komplikasi seperti stroke dan gangguan jantung,” ujarnya.
Menurut dia, kasus stroke umumnya langsung dirujuk ke rumah sakit. Namun, deteksi riwayat gejala sejak dini tetap menjadi kunci agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Syakur juga menyoroti langkah intervensi yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya untuk penderita hipertensi.
Leli menjelaskan bahwa pasien dengan indikasi hipertensi akan mendapatkan obat dan kontrol rutin di puskesmas. Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, tersedia Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
“Dalam Prolanis, sebulan sekali ada senam, pemeriksaan rutin, dan pemberian obat untuk pasien hipertensi dan diabetes,” katanya.
Sementara itu, untuk kasus obesitas yang ditandai dengan lingkar perut berlebih, Leli menegaskan bahwa penanganannya lebih difokuskan pada perubahan gaya hidup, seperti olahraga teratur dan pengaturan pola makan.
Adapun untuk diabetes, selain pengobatan rutin, pasien juga dapat mengikuti program Prolanis di puskesmas.
Dalam dialog tersebut, turut dibahas pula pentingnya kondisi puasa sebelum pemeriksaan tertentu, khususnya untuk pengecekan kadar gula darah, guna mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini mendapat antusiasme masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama dalam mencegah komplikasi akibat penyakit kronis. ***



.png)
























