oleh

Desa di Garut Ini Bentuk KIM untuk Kembangkan Potensi Desa dengan Produk Kopi

GOSIPGARUT.ID — Desa Mekarwangi adalah desa yang terletak sebelah barat dari dari Kecamatan Tarogong Kaler, terletak di daerah yang cukup subur. Pemerintah Desa Mekarwangi kini bersemangat menggiatkan warganya untuk menanam kopi. Kopi yang ditanam adalah kopi garut jenis robusta.

Produk kopi tersebut menjadi andalan desa ini dalam menambah pemasukan desa, karena dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Tidak hanya itu, para petani pun mendapat keuntungan dengan bertambahnya nilai dari hasil panen kopi.

Di bawah binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Desa Mekarwangi melalui pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), potensi kopi di wilayahnya dapat disebarluaskan melalui informasi yang dikelola KIM desa ini sehingga lebih dikenal masyarakat luas.

Baca Juga:   Polres Garut Buru Pelaku Lain Video Asusila "Vina Garut" Hingga ke Luar Kota

Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Iwan Sutiawan, sangat mengapresiasi kehadiran Pemkab Garut khususnya Diskominfo untuk bekerja sama dalam meningkatkan dan menggali potensi yang ada di wilayahnya.

“Dengan adanya program KIM di tingkat desa sangat baik ke depanya. Sangat positif untuk mengangkat potensi yang ada di masing-masing Desa,” ujarnya, Jumat (22/1/2021).

Iwan juga sangat mengapresiasi dengan adanya KIM Desa, karena dengan pembentukan KIM Desa potensi Desa dapat dikembangkan melalui sebuah informasi yang nantinya akan disebarluaskan kepada khalayak.

Baca Juga:   Sejumlah Warga Jabar Dengar Suara Dentuman Misterius, Ini Penjelasan BMKG

“Makanya kami sangat mengapresiasi lah dengan adanya program KIM ini. Mudah-mudahan ke depannya di desa kami khususnya dapat terangkatlah potensi-potensi yang ada di desa kami,” ungkapnya.

Rencananya, Desa Mekarwangi akan segera melakukan kerja sama dengan Pemkab Garut melalui Diskominfo untuk pembentukan KIM Desa dalam upaya menggali, meningkatkan, sekaligus mengenalkan potensi Desa Mekarwangi khususnya kopi yang menjadi andalan dari desa tersebut.

Baca Juga:   Desa di Kaki Gunung Guntur Bangun Ruang Belajar Publik Dilengkapi Jaringan Internet

Kopi yang kini digarap telah beredar hingga Bali itu dijual dengan harga variatif mulai Rp25 ribu hingga Rp45 ribu per ons yang sudah dikemas menarik.

Meski demikian, penjualan kopi tersebut belum sepenuhnya maksimal karena belum terpromosikan secara optimal. Maka dengan adanya KIM, Iwan berkeyakinan akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan promosi dari kopi Mekarwangi dengan merek dagang Mekarwangi Coffee. (Yan AS)

Komentar

Berita Terkait