Berita

Desa Mekarwangi Talegong Siap Sukseskan “Harum Madu” Milik Bupati Garut

×

Desa Mekarwangi Talegong Siap Sukseskan “Harum Madu” Milik Bupati Garut

Sebarkan artikel ini
Lahan demplot "Harum Madu" yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Mekarwangi, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Rudy Gunawan memiliki program bagus di saat menjelang akhir kepemimpinan sebagai Bupati Garut. Program itu bernama Halaman Bermanfaat Terpadu (Harum Madu), yang bertujuan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami hal produktif.

Program Harum Madu mendapat dukungan dari seluruh pemerintah desa yang ada di Kabupaten Garut. Untuk mewujudkan program tersebut, tak kepalang tanggung masing-masing desa menggelontorkan anggaran yang tidak kecil dari dana desa (DD) tahun 2023.

Di Desa Mekarwangi, Kecamatan Talegong, dana desa yang digelontorkan untuk membiayai program Harum Madu sebesar Rp34 juta. Pelaksanaan programnya, melibatkan sekitar 35 warga yang tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT).

Baca Juga:   Tindakan Asusila Pasutri di Tasikmalaya Dikecam Masyarakat

“KWT sendiri adalah milik Tim Penggerak PKK Desa Mekarwangi yang dibentuk berdasarkan saran dan dukungan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Talegong,” kata Kepala Desa Mekarwangi, Adin, saat dihubungi Senin (01/05/2023).

Ia menjelaskan, seluruh anggota KWT itu, kini sudah menanam aneka tanaman yang banyak dibutuhkan masyarakat, seperti apotik hidup dan sayuran. Tempat penanamannya, selain di halaman rumah para anggota KWT, juga di halaman kantor desa, dan sebuah lahan demplot yang sengaja disediakan oleh pemerintah desa.

“Untuk anggota KWT atau warga lain yang hendak mendukung program Harum Madu dengan cara menanam tanaman di halaman rumah, kami (pemerintah desa) memberikan benih tanaman, pupuk, dan polybag,” tandas Adin.

Baca Juga:   Sambut HUT ke-498 Kota Jakarta, LRT Jabodebek Hadirkan Dekorasi dan Ragam Aktivitas Menarik untuk Pengguna

Sementara penyuluh pertanian dari BPP Talegong, Kuraesin, yang mendampingi anggota KWT selama menjalankan Program Harum Madu menambahkan, luas lahan demplot yang disediakan Pemerintah Desa Mekarwangi untuk menjalankan program itu mencapai 200 meter persegi. “Tanahnya cukup bagus jika ditanami berbagai tanaman,” ujar dia.

Kuraesin menuturkan, di lahan demplot yang disediakan pemerintah Desa Mekarwangi untuk dikelola anggota KWT itu ditanami tanaman seperti jagung, kacang-kacangan, dan aneka sayuran, selain dua tanaman prioritas yaitu bawang dan cabai.

Baca Juga:   Cara Membuat Desain Menarik Untuk Website Travel dan Wisata

“Selain ditanam pada lahan demplot langsung, ada juga yang ditanam pada kantong-kantong plastik (polybag),” ucapnya.

Kuraesin menilai animo para anggota KWT dalam menjalankan Program “Harum Madu” begitu besar. Saat ditanyakan kepada masing-masing anggota KWT tentang tekadnya untuk mensukseskan program itu, mereka menyatakan siap mensuskseskan karena nama baik KWT dan Pemdes Mekarwangi jadi pertaruhan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *