oleh

FSPKB se-Jabar Bantu Korban Banjir Bandang dan Longsor di Garut Selatan

GOSIPGARUT.ID — Forum Silaturahmi Pimpinan Ketua Baznas (FSPKB) se-Jawa Barat, menyerahkan bantuan uang tunai untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor Garut Selatan.

Bantuan tersebut diberikan perwakilan FSPKB se-Jawa Barat dan diterima langsung oleh Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih di Kantor Baznas Garut Jalan Pramuka, Kecamatan Garutkota.

Perwakilan FSPKB se-Jawa Barat, Kyai H Yosep Umar M, MH menyampaikan kedatangan ke Banzas Garut adalah pertama adalah untuk bersilaturahim. Kedua, membawa amanah dari para pimpinan Baznas yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pimpinan Ketua Baznas se-Jawa Barat.

”Kami membawa amanah sedikit untuk memberikan kontribusi kepada para korban bencana Garut Selatan, berupa dana uang hasil sumbangsih para Ketua Pimpinan Baznas Kota/Kabupaten se-Jawa Barat,” ucap dia.

Baca Juga:   Kampung Saparantu, yang Hijau dan Segar di Garut Selatan

Yosep menambahkan, pemberian ini hanya sebatas stimulan. Artinya, apapun yang diberikan pihaknya diharapkan bisa menjadi sebuah motivasi dan bisa dimanfaatkan.

”Kami berharap, mudah-mudahan musibah ini cepat berlalu. Para korban dari bencana juga diberikan kesabaran dan ketabahan, bahwa ini adalah sebuah ujian dari Allah SWT,” kata Yosep.

Ia menjelaskan, hari ini pihaknya road show ke empat kabupaten yang terkena musibah bencana alam. Pertama ke Kabupaten Tasikmalaya,  kedua Kabupaten Garut, ketiga Kabupaten Cianjur, dan terakhir Kabupaten Sukabumi

Baca Juga:   Dinilai Berkinerja Tak Sesuai Harapan, Bupati Garut Akan Bubarkan Korwil Pendidikan?

“Hari ini kami menitipkan bantuan ke Baznas Garut, yang nantinya untuk disalurkan kepada korban bencana Garut Selatan,” tutur Yosep.

Sementara Ketua Baznas Garut H Rd Aas Kosasih mengungkapkan ini satu komitmen bersama antara Baznas kabupaten/kota se-Jawa Barat.

”Dari 17 kabupaten/kota diminta kebersamaannya untuk bisa membantu, serta terlaksana kegiatan untuk memberikan ‘kadeudeuh’ atau memberikan satu kebersamaan di antara kabupaten/kota se Jawa Barat,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Aas, hal-hal semacam ini mudah-mudahan menjadikan suatu contoh bagi kaum muslimin (orang agnia) untuk menitipkan zakat infak shodaqoh (ZIS) kepada pihaknya yang kemudian akan memberikannya kepada mustahiq sesuai yang dibutuhkan.

Baca Juga:   Satu Lagi Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Cijeruk Ditemukan Tewas

”Tentunya keberadaan Baznas se-Jawa Barat, mudah-mudahan istilahnya dengan refleksi ini kaum muslimin se-Jawa Barat bahkan se-Indonesia, bisa mempercayai kami untuk menitipkan ZIS-nya,” harap Aas.

Ia menambahkan, selain bantuan untuk korban bencana alam, pihaknya juga sudah melaksanakan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Kersamanah, di mana di tempat itu terdapat sebelas keluarga yang terpapar Covid-19 dan sedang menjalankan isolasi.

”Hari ini juga kami akan memberikan bantuan sembako selama isolasi dan akan memberikan bantuan kepada santri yang terpapar dan akan diisolasi di Rusunawa, memberikan fasilitas untuk kegiatan-kegiatan selama isolasi,” pungkas Aas. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait