Peristiwa

Saat Piket Tertidur, SMPN 1 Cisewu Disatroni Maling, 20 Unit Komputer Raib

×

Saat Piket Tertidur, SMPN 1 Cisewu Disatroni Maling, 20 Unit Komputer Raib

Sebarkan artikel ini
Ruangan komputer SMPN 1 Cisewu yang disatroni maling pada Selasa (20/10/2020) malam. 20 unit komputer raib. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — SMPN 1 Cisewu, Kabupaten Garut, disatroni kawanan maling pada Selasa (20/10/2020) malam. Pintu ruangan komputer yang dikunci gembok berhasil dibobolnya ketika piket sedang terlelap tidur. Maka tak pelak, kawanan maling itu pun berhasil menggondol sebanyak 20 dari 37 unit komputer yang ada dengan leluasa.

Kepala SMPN 1 Cisewu, Toto Suryadi, telah melaporkan peristiwa pencurian itu kepada pihak kepolisian. Ia memperkirakan jumlah pencuri lebih dari dua orang karena melihat dari banyaknya barang yang dibawa oleh pencuri. Toto juga memperkirakan bahwa aksi pencurian terjadi pada pukul 19:30 WIB.

Namun banyak pihak menduga kalau aksi pencurian berlangsung di atas pukul 22:00 WIB. Sebab, jika terjadi di bawah pukul itu, piket tidak menangkap petunjuk adanya aksi pencurian.

Baca Juga:   Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak di Hutan Kota Kerkof Garut

“Kebetulan malam tadi Cisewu sedang diguyur hujan, pada pukul 19-an nampaknya piket belum tidur dan tidak menangkap gelagat adanya aksi pencurian. Kami memperkirakan kawanan maling beraksi antara pukul 22:00 hingga pukul 23:00, saat piket tertidur,” ujar salah seorang guru yang ditemui di lokasi kejadian, Rabu (21/10/2020) pagi.

Ia menambahkan, peristiwa pencurian tersebut mulai diketahui oleh piket pada pukul 23:30 WIB ketika piket itu terbangun dari tidurnya dan memeriksa kondisi ruang komputer. “Ketika dicek, pintu ruang komputer sudah terbuka, kawanan maling menjebol kunci gemboknya dengan menggunakan obeng,” terangnya.

Baca Juga:   KUA Cisewu Disatroni Maling, Sepeda Motor Milik Naib Nyaris Raib

Guru tersebut menjelaskan, di ruangan komputer terdapat 37 unit komputer, di mana yang 17 unit kondisinya sudah lama dan yang 20 unit lagi kondisinya masih baru. “Yang diambil kawanan pencuri itu adalah yang masih baru (20 unit). Pencuri mengambil layar monitor dan CPU-nya, sementara keyboardnya ditinggal,” katanya.

Ia juga menjelaskan, komputer keluaran baru yang dicuri itu bentuknya sudah beda dengan komputer lama, di mana antara layar monitor dengan CPU-nya sudah bersatu. Dengan begitu, ketika membawanya dari ruangan komputer ke luar kawasan sekolah, pencuri sangat gampang.

Baca Juga:   Jalan Jembatan di Singajaya Dilaporkan Amblas, Camat: Terjadi Setelah Turun Hujan

“Harga satuan komputer ini adalah Rp6 jutaan. Jadi kalau 20 unit yang hilang, pihak SMPN 1 Cisewu sudah menelan kerugian sebesar Rp120 juta,” ujarnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *