oleh

Terciduk Selingkuh dengan Wanita Lain, Suherman Diminta Mundur dari Kades Cimaragas

GOSIPGARUT.ID — Ratusan warga Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Senin (22/7/2019), menggeruduk kantor desa setempat. Dalam aksi yang dimulai pada pagi-pagi itu tampak warga marah, dan meminta Suherman mundur dari jabatan kepala desa karena dinilai telah mencoreng nama baik dan martabat Desa Cimaragas.

Kemarahan warga tersebut dipicu oleh peristiwa terciduknya Kades Suherman yang diduga tengah berbuat mesum dengan salah seorang wanita di sebuah rumah kost di Kecamatan Karangpawitan, beberapa waktu lalu. Saat itu, Kades Suherman yang sedang berduaan dengan pasangan selingkuhannya digerebeg warga yang kemudian menggelandangnya pulang ke Cimaragas.

Dari pantauan di lapangan, kedatangan warga ke kantor desanya itu dipandu oleh sejumlah tokoh masyarakat. Sementara kedatangan warga diterima oleh jajaran BPD (Badan Perwakilan Desa) Cimaragas yang siap menampung aspirasi warga.

Terdengar teriakan lantang dari mulut seorang perempuan, peserta aksi. “Turun saja dari jabatan kades. Kami malu punya pemimpin yang selingkuh dengan wanita lain, apalagi di luar desa. Ini bahkan membuat malu satu kecamatan. Masa seorang pemimpin kelakuannya seperti itu. Seharusnya ia memberi contoh,” ujar dia.

Baca Juga:   Derita Penyakit, Pria di Cisewu Meregang Nyawa di Tali Gantungan

Sedangkan di dalam aula rapat sejumlah perwakilan warga sedang bermusyawarah dengan jajaran BPD. Tampak hadir juga Camat Pangatikan, Ketua Apdesi, beberapa kepala desa, Kapolsek, dan Danramil Kecamatan Pangatikan, serta para Ketua RT/RW se-Desa Cimaragas.

Dalam musyawarah tersebut, warga tetap ngotot meminta Suherman mundur dari jabatan Kadesnya. Sampai berita ini dibuat pukul 14.00 WIB, musyawarah masih berjalan. (Dadan/Yus)

Komentar