GOSIPGARUT.ID — Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, kembali membuktikan diri sebagai gudang pencetak qari terbaik. Ustadz Nunu Nugraha, qari tuna netra asal Cigedug, resmi mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jawa Barat pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di cabang tilawah tuna netra putra.
Camat Cigedug, Ma’mun Gunawan, mengonfirmasi pencapaian membanggakan tersebut pada Minggu, 20 September 2026. Menurutnya, torehan emas Nunu di tingkat nasional menjadi puncak dari dominasi panjang kafilah Cigedug yang konsisten menelurkan talenta juara.
”Tentu ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi warga Kecamatan Cigedug,” kata Ma’mun.
Perjalanan Nunu menembus panggung nasional menorehkan grafik yang terus menanjak. Setelah rutin berlaga di berbagai ajang nasional, ia meraih juara ketiga pada MTQ Nasional XXX tahun 2024. Dua tahun kemudian, Nunu berhasil merebut podium tertinggi.
Di tingkat lokal, taji kafilah Cigedug makin tak tergoyahkan. Pada MTQ tingkat Kabupaten Garut 2025 di Kecamatan Singajaya, Nunu menduduki posisi pertama kategori tilawah tuna netra putra. Dominasi Cigedug makin sempurna setelah Ustadzah Ai Siti Komalasari menyabet juara pertama pada kategori tilawah tuna netra putri.
Kombinasi performa Nunu dan Ai Siti mengantarkan Kecamatan Cigedug menembus peringkat ketujuh klasemen umum MTQ Kabupaten Garut 2025.
Rekor kedua qari tersebut menegaskan dominasi Cigedug di panggung daerah. Setiap perhelatan MTQ berlangsung, Nunu dan Ai Siti hampir selalu menyapu bersih gelar juara pertama mewakili Cigedug, baik di tingkat Kabupaten Garut maupun ajang seleksi Provinsi Jawa Barat.
Ma’mun berharap capaian ini tak berhenti di cabang tilawah tuna netra semata, melainkan memicu lompatan prestasi pada ajang berikutnya.
”Mudah-mudahan di MTQ XXXII berikutnya prestasi ini tetap bertahan, ditambah dengan raihan dari kategori lainnya,” ujar Ma’mun. ***



.png)





