oleh

Baznas Garut Sasar Potensi Zakat ke Petani Tembakau

GOSIPGARUT.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut mulai menyasar berbagai potensi zakat yang ada di wilayah ini. Salah satunya di bidang pertanian, yakni pertanian tembakau.

Ketua Baznas Garut R Aas Kosasih mengatakan, bahwa pihaknya melakukan pendekatan terhadap berbagai sektor usaha. Salah satunya dengan usaha tembakau.

“Kami selain melakukan pendekatan dengan zakat profesi di ASN (aparatur sipil negara), kami juga melakukan pendekatan ke bidang lain, yakni sektor usaha,” katanya, Jumat (24/7/2020).

Aas melanjutkan, zakat bidang lain memang belum banyak didekati. Lalu pihaknya melakukan pendekatan pada zakat di bidang pertanian tembakau.

Baca Juga:   Rumah Zakat Akan Kirim Bantuan dan Tim Kemanusiaan ke Uighur

“Di ruang lingkup Dinas Pertanian, kepada asosiasi para petani tembakau juga pengusaha tembakau,” ujarnya.

Aas menuturkan, karena ada beberapa petani dan pengusaha tembakau yang sudah masuk pada zakat tijaroh atau zakat pertanian. Maka, ia tidak ujug-ujug bisa mendekati para petani atau pengusaha tembakau ini.

“Kita lakukan pendekatan dulu, dengan take and give, apa yang bisa kami berikan. Kebetulan banyak para petani tembakau yang termasuk golongan tidak mampu dan sebagai penerima zakat,” katanya.

Baca Juga:   Seorang Perempuan PDP Corona Diisolasi di RSUD Dokter Slamet

Aas menegaskan, pihaknya memberikan bantuan berupa rumah layak huni (rutilahu) kepada para petani tembakau. “Alhamdulillah kemarin sudah diberikan satu rutilahu, insyaallah bulan depan ada dua lagi,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyebutkan uang yang beredar di petani tembakau Garut yang dikelola oleh hampir 8 ribu kepala keluarga, mencapai Rp200 miliar.

Baca Juga:   Baznas Salurkan Bantuan Senilai Rp400 Juta Melalui Program Garut Peduli

“Dengan pengelolaan pasca panen, uang yang beredar, bisa mencapai Rp400 miliar, hingga Rp600 miliar,” ujarnya. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait