Berita

Baznas Garut Tujuh Kali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik, Empat Semasa Abdullah Efendi

×

Baznas Garut Tujuh Kali Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik, Empat Semasa Abdullah Efendi

Sebarkan artikel ini
Ketua Baznas Garut, Abdullah Efendi.

GOSIPGARUT.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut suda tujuh kali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan setelah melalui audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Bandung.

Dari tujuh kali raihan opini WTP yang diperoleh Baznaz Garut tersebut, empat di antaranya diraih semasa Abdullah Efendi yang kini tengah memimpin lembaga itu hingga tahun 2026 mendatang.

Abdullah Efendi mengungkapkan, mulai tahun 2025 ini, pengelolaan keuangan Baznas, selain diaudit oleh KAP juga diaudit secara syariah. Sehingga pemeriksaannya lebih ketat dan detil soal keabsahan syar’i-nya.

Baca Juga:   Potensi Zakat di Kalangan ASN Garut Rp2 Miliar Lebih, yang Tergali Baru Rp600 Juta

“Sesuai Undang Undang 23 tahun 2011 dan 14 tahun tahun 2014, laporan kinerja selama satu tahun harus disampaikan kepada Bupati dan Baznas provinsi. Maka kesempatan tadi baik sekali, kami menyerahkan pengelolaan kinerja Baznas tahun 2024 yang telah diaudit KAP Bandung dengan wajar tanpa pengecualian,” ungkap Efendi, usai pertemuan dengan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin dan MUI Garut, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga:   Bupati Garut Berharap Anak-anak di Desa Pamalayan Cisewu Tumbuh Jadi Generasi "Bageur, bener, Pinter"

Ia mengaku gembira, karena laporan kinerja lembaganya diapresiasi bupati. Bahkan katanya, Bupati Syakur dan wakilnya Putri Karlina mulai tahun ini akan berzakat melalui Baznas bukan lembaga zakat yang lain.

Efendi menambahkan, bupati juga mengapresiasi bantuan Baznas kepada belasan korban tragedi ledakan pemusnahan bom di Kecamatan Cibalong, serta bantuan bantuan lainnya yang sesuai SOP dalam penyaluran bantuan berdasarkan program yang ada.

“Kita juga sudah memiliki ambulan yang sudah dilengkapi peralatan medis sesuai standar medis, ada oksigen, dan lain lain. Nanti kita akan bekerja sama dengan UPZ Dinas Kesehatan, bagaimana supaya ada perawat yang bisa menemani pasien di ambulan apabila emergency,” katanya.

Baca Juga:   Enam Pegawai Baznas Garut Belum Divaksin Covid-19, 21 Sudah

Efendi menyampaikan, rencananya mobil ambulan milik Baznas itu akan diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

“Pak Bupati juga menyarankan, agar segala kegiatan Baznas terutama penyaluran bantuannya,” pungkasnya. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *